Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mahendra Mangku dan Nur Ilham Gelar Pameran Lukis Cat Air 'Menembus Rasa'

Dua pelukis Bali yakni Made Mahendra Mangku dan Nur Ilham menggelar pameran cat air bertema "Menembus Rasa".

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Santrian Art Gallery
Pameran lukisan cat air di Santrian Art Gallery. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua pelukis Bali yakni Made Mahendra Mangku dan Nur Ilham menggelar pameran cat air bertema "Menembus Rasa".

Pameran ini digelar di Santrian Art Gallery, Sanur, Denpasar dan berlangsung dari tanggal 8 November hingga 31 Desember 2019.

Lapis demi lapis cat bercampur air meresap secara transparan di lembar kertas khusus, secara perlahan membentuk diorama komposisi warna atau mewujud secara realistik.

Warna-warna dan cerah cat air meresap pada pori-pori kertas khusus yang memiliki ketahanan dalam menyerap air secara maksimal.

Seni lukis Cat Air atau Watercolor berada pada posisi unik dalam perkembangan media seni lukis yang didominasi dengan Cat Minyak (Oil paint).

Nur Ilham dalam berkarya mampu melahirkan berbagai representasi yang mencapai hiperrealis.

Karyanya menghadirkan objek-objek biasa yang ditemukannya dalam keseharian, namun cara menghadirkan objek-objek tersebut sangat tidak biasa.

Ilham berpandangan bahwa baginya tidak ada benda mati, ia melihat benda-benda tersebut hidup sebagaimana layaknya manusia.

“Benda-benda ini mampu bicara walaupun tanpa suara. Saya mencoba memberikan kesadaran bahwa keindahan tidak hanya datang dari objek-objek yang terlihat indah", tutur Ilham.

Sementara itu, pelukis Made Mahendra Mangku, melakukan berbagai kemungkinan ekpresi spontan yang begitu kaya akan efek-efek warna.

Mulai dari goresan warna dari brushstrokes, lelehan dan cipratan warna, hingga endapan warna yang timbul dari efek air.

Pelukis yang setia mengeksplorasi aspek formal dalam estetika seni abstrak ini, telah mencoba bereksplorasi pada berbagai media seni lukis.

Cat air merupakan salah satu media yang ia tekuni hingga kini, karena menurutnya media tersebut selalu memberikan tantangan berbeda di saat berkarya.

Karakter cat air yang transparan, dengan kertas yang langsung menyerap warna tercampur air, membuat proses berkarya penuh dengan spontanitas.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved