Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Nyawa Sintia Melayang Saat Gempa Mengguncang, Hasil Diagnosa Alami Penyakit ini

Nyawa Sintia Melayang Saat Gempa Mengguncang, Hasil Diagnosa Alami Penyakit ini

Tayang:
ISTIMEWA/FACEBOOK SINTIA LASIK
Nyawa Sintia Melayang Saat Gempa Mengguncang, Hasil Diagnosa Alami Penyakit ini 

TRIBUN-BALI.COM- Gempa yang terjadi Jumat (15/11/2019) dini hari tadi, dengan berkekuatan 7,1 skala richter sontak membuat warga berhamburan keluar rumah mencari aman.

Warga satu ini yakni Sintia Lasik asal Desa Ranoketang Atas, Kecamatan Toulaan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara (Sulut).

Ia meninggal dunia akibat serangan jantung karena gempa semalam yang berpusat di perairan Jailolo Maluku Utara (Malut) Jumat dini hari.

Sempat mendapat perawatan medis di Puskesmas Tombatu, namun sayang, nyawanya tak tertolong.

Hasil dari laporan pihak Puskesmas Tombatu mengatakan bahwa memang benar ada yang meninggal saat terjadi Gempa dahsyat semalam.

"Kami mengonfirmasikan peristiwa ini berdasarkan laporan dokter jaga.

Bahwa ada satu orang warga meninggal dunia akibat gempa dini hari atas nama Sintia Lasik," terang Kepala Puskesmas Tombatu John Munaiseche.

Ia mengungkapkan dugaan meninggalkannya korban karena shock, setelah terjadinya gempa semalam.

"Berdasarkan identifikasi, korban ini mempunyai riwayat penyakit jantung.

Ketika terjadi gempa korban shock dan pingsan sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan," tukasnya.

John menambahkan, pihak petugas di Puskesmas telah melakukan tindakan medis, namun sayangnya korban tidak bisa terselamatkan.

"Kami sudah melakukan upaya medis semaksimal mungkin, sesuai dengan prosedur.

Tapi nyawa korban tak bisa diselamatkan," tambahnya.

Sementara itu dampak lainnya dari gempa di Minahasa Tenggara, sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

"Kami masih melakukan pendataan dampak dari gempa ini.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved