Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kasih Ibu Hospital Group Akan Buka Dua Klinik di Tahun Depan

Rumah Sakit Kasih Ibu merupakan salah satu rumah sakit ternama di Bali

Penulis: M. Firdian Sani | Editor: Aloisius H Manggol

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rumah Sakit Kasih Ibu merupakan salah satu rumah sakit ternama di Bali.

Sampai detik ini, sudah ada empat cabang Rumah Sakit Kasih Ibu yang tersebar di Denpasar, Tabanan, Nusa Dua, dan Gianyar.

Rumah sakit dengan motto 'Terdepan dalam Mutu' ini sebentar lagi akan melounchingkan dua klinik sport baru yang saat ini masih dalam penggarapan.

Krishnawenda Duarsa selaku Direktur Grup Rumah Sakit Kasih Ibu mengatakan jika akan ada dua klinik sport yang ia sebut sebagai gym akan dibangun di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar, dan di Marindra Park.

Sebagai rangkaian pembukaan klinik itu, Kasih Ibu Hospital Group mengadakan seminar kesehatan bertajuk 'Run for your life'.

"Seminar ini sebagai rangkaian dari pembukaan klinik sport atau sprot medical klinik milik kasih ibu," katanya.

Klinik yang akrab ia sebut sebagai gym ini akan dibangun di Rumah Sakit Kasih Ibu Denpasar dengan nama fishio gym.

"Fishio gym ini lebih menonjolkan aspek klinis. Jadi di sana ada dokter orthopedi, ada juga dokter spesialis keolahragaan, dokter fisiologi olahraga, fisioterapi dan nutrisionis atau ahli gizi. Nah itu semua yang akan melayani dan terintegrasi dalam satu unit layanan," jelasnya.

Fishio gym ini juga berisi peralatan gym dan juga peralatan untuk mengukur masa tubuh, serta pengecekan berapa masa otot.

Rencananya fishio gym sendiri akan lounching pada 20 Februari mendatang.

Lokasi yang kedua yaitu di Marindra Park bernamaa rehab gym.

Bedanya rehab gym ini tidak ada aspek klinisnya, tetapi lebih banyak kepada pelatihan untuk rehabilitasi.

"Nanti ada fasilitasnya seperti hidro terapi full, kolam untuk latihan di dalam air dengan air hangat dan itu cocok untuk atlit pasca cidera maupun juga lansia yang mengalami osteoatritis. Di rehab gym ini kita juga sediakan peralatan angkat beban yang mana aman bagi atlit pasca cidera dan lansia. Aman karena beban yang dipakai bukan besi melainkan tekanan udara," ujarnya.

Ditargetkan supaya Mei 2020, rehab gym ini akan dapat beroperasi untuk pertama kali.

Krishnawenda mengatakan jika kedua gym atau klinik sport ini ia bangun untuk lansia dan penyembuhan pasien pasca cidera.

Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasikitas yang ada di dua klinik sport miliknya.

"Kita berharap masyarakat bisa memanfaatkan ini segala fasilitas,". (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved