Bakal Ada Proyek Rp 84 Miliar di Kuta Utara, Tenaga Pengawas Dibayar Rp 199 Juta
Dalam rancangan anggaran ini juga ada pengadaan tanah untuk material jalan Canggu- Pererenan sebesar Rp 32 miliar lebih
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Huda Miftachul Huda
TRIBUN-BALI.COM, KUTA – Tahun depan bakal ada penataan sejumlah infrastrutur seperti jalan, trotoar, serta jembatan di wilayah kecamatan Kuta Utara kabupaten Badung, Bali.
Anggaran yang sudah dirancang oleh Pemkab Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung adalah Rp 84 miliar lebih yang diambilkan dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020.
Kepala Dinas PUPR Badung IB Surya Suamba tak menampik soal rencana pembenahan infrastruktur di wilayah kecamatan Kuta Utara dengan sejumlah alokasi anggaran tersebut.
Kemungkinan realisasi pengerjaan proyek ini kata Suamba bakal dikerjakan pada tahun anggaran 2020 mendatang.
"Memang rancangan ini kita usulkan di tahun 2020. Hanya saja masih menunggu hasil penetapan Rancangan Anggaran Belanja Daerah (RAPBD) yang masih dalam pembahasan sekarang," katanya pada Sabtu (23/11/2019) kepada Tribun Bali.
Surya Suamba mengatakan, dalam rancangan yang dibuat, setidaknya ada enam kegiatan pembangunan infrastruktur untuk wilayah Canggu, kabupaten Badung, Bali.
"Jadi kami sudah rancang usulan sejumlah kegiatan infrastuktur khususnya jalan, jembatan dan trotoar untuk wilayah Canggu dan sekitarnya," katanya.
Menurutnya, enam kegiatan yang dimaksud adalah, lanjutan pembuatan drainase dan trotoar ruas jalan Canggu–Batubolong dengan anggaran yang disiapkan Rp 10.006.256.700.
Kemudian anggaran untuk tenaga pengawasan lanjutan pembuatan drainase dan trotoar ruas jalan Canggu – Batubolong dibayar Rp 199.229.700.
Dalam rancangan tersebut juga disiapkan untuk Feasibility Study (FS) pembangunan jalan dan Jembatan Tibubeneng – Canggu dengan anggaran mencapai Rp 202.939.200.
Feasibility Study pembangunan jalan dan jembatan Canggu–Pererenan juga dianggarkan dengan nilai Rp 202.939.200. Kemudian untuk pengadaan tanah jalan Tibubeneng - Canggu Rp 42.014.649.600.
Dalam rancangan anggaran ini juga ada pengadaan tanah untuk material jalan Canggu- Pererenan sebesar Rp 32.006.349.600.
Total anggaran untuk keenam kegiatan tersebut adalah Rp 84.632.364.000. Anggaran diambilkan dari APBD 2020 nanti.
"Memang ini kami usulkan tahun 2020. Kalau itu pun disetujui, karena penetapan RAPBD ditetapkan 26 November 2019 mendatang," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung IB Surya Suamba mengatakan kemacetan di shortcut Canggu-Tibubeneng juga masuk dalam rencana kegiatan tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kemacetan_20180612_154448.jpg)