Berita Banyuwangi
Banyuwangi Batik Festival Berhasil Dongkrak Kualitas dan Omzet Perajin
Banyuwangi Batik Festival telah mampu mendongkrak kualitas batik lokal sekaligus mengerek pendapatan para perajin dan UMKM batik Banyuwangi
Parade busana ini menghadirkan 120 busana batik dari 12 desainer lokal 15 perajin batik Banyuwangi, serta 8 desainer nasional dan internasional.
Para desainer berhasil menyuguhkan karya-karya menarik, mulai kasual, street wear, hingga spesial occasion seperti baju seremonial dan baju pesta.
Pada perhelatan tahun ini, Pemkab Banyuwangi menggandeng desainer nasional kenamaan Samuel Wattimena.
Samuel membawakan 10 karya desain hasil rancangannya dengan bahan kain batik Blarak Sempal.
Dikenal sebagai desainer yang konsisten mengangkat kain nusantara.
Samuel pun tidak meninggalkan kekhasannya itu dengan memadukan Batik Blarak Sempal dengan kain nusantara seperti lurik dan tenun.
“Saya kagum kepada Banyuwangi yang memberi ajang luas bagi desainer lokal. Pengemasannya juga tematik sesuai motif-motif lokal, ini berarti Banyuwangi punya kesadaran untuk memaksimalkan potensi batiknya,” kata Samuel.
Samuel melihat, desainer lokal Banyuwangi bisa mengomunikasikan karyanya dengan baik.
“Saya yakin, jika berbagai langkah kreatif Banyuwangi ini terus didorong ke depan, maka industri batik Banyuwangi bakal semakin eksis dan kompetitif di industri fashion nasional,” ujarnya.
(Surya/Haorrahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/banyuwangi-batik-festival-bbf-kembali-digelar-di-gelanggang-seni-budaya.jpg)