Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Lagi Asyik di Kafe Reman-remang, Oknum ASN Jembrana Terjaring Razia Polisi

Kisah unik diceritakan seorang pelanggan di kafe BI, kawasan Desa Baluk Kecamatan Negara, Sabtu (23/11/2019).

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN BALI/I MADE ARDHIANGGA ISMAYA
RAZIA KAFE - Pemeriksaan badan dan pemeriksaan menggunakan alat tes rapid (air liur) di Kafe BI, Desa Baluk Kecamatan Negara, Sabtu (23/11/2019). 

Lagi Asyik di Kafe Reman-remang, Oknum ASN Jembrana Terjaring Razia Polisi

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kisah unik diceritakan seorang pelanggan di kafe BI, kawasan Desa Baluk Kecamatan Negara, Sabtu (23/11/2019).

Namun, pria berumur sekitar 40-an lebih ini tidak ingin disebut namanya.

Pria ini sangat gemar dengan menyanyi di kafe.

Namun, ia sedikit tak nyaman karena intensifnya Satreskoba Polres Jembrana menggelar razia, terutama di kawasan Delod Berawah, beberapa waktu belakangan ini.

Saking gemarnya, pria ini pun mengubah haluan bernyanyinya.

Ia menghindari razia di Delod Berawah dan bernyanyi di kawasan Baluk.

"Kapan lalu itu nyanyi di Delod Berawah. Kena razia. Eh, pindah ke sini (kafe BI) kena lagi," keluh warga Pendem, Kecamatan Negara, Sabtu (23/11/2019) tengah malam.

Satreskoba Polres Jembrana sendiri menggelar sweeping atau razia Narkotika di kawasan Jembrana.

Daerah yang disasar terutama kawasan kafe remang-remang.

Beberapa pekan lalu, petugas intensif mengobok-obok sejumlah kafe di Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo.

Untuk lebih mengintensifkan penekanan peredaran Narkotika, maka polisi mensweeping kawasaan Baluk, Sabtu (23/11/2019) hingga Sabtu (24/11/2019) dinihari.

Dipimpin Kasatresnarkoba AKP Ketut Muliyadi, diterjunkan puluhan personel. Dua kafe diobok-obok yakni kafe Baluk Indah (BI) dan Er Pico.

Dalam sweeping, sejumlah pekerja, baik pemandu lagu (PL), operator karaoke, karyawan lain dan pengunjung diperiksa identitasnya. Seluruh anggota badan pun turut diperiksa.

Dari pengamatan, sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) kedapatan mengunjungi kafe Er Pico.

Muliyadi menuturkan, tujuan dari antisipasi atau sweeping ini ialah pemberantasan dan penekanan pada narkoba.

“Memang hasilnya negatif. Dan ini akan terus kami tingkatkan. Supaya warga Jembrana terhindar dari Narkoba," jelasnya.

Untuk sweeping sendiri digelar sekitar tiga jam lebih dari dua kafe itu. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved