Puluhan Warga Seraya Tengah Antre Cari Air Bersih

Puluhan warga Banjar Kecag Balung, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem antre mendapat air bersih, Selasa (26/11).

Puluhan Warga Seraya Tengah Antre Cari Air Bersih
TRIBUN BALI
ANTRE- Warga Banjar Kecag Balung, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem mengantre mencari air bersih bantuan dari BPBD Karangasem, Selasa (26/11) kemarin.

AMLAPURA, TRIBUN BALI - Puluhan warga Banjar Kecag Balung, Desa Seraya Tengah, Kecamatan Karangasem membawa ember dan jerigen untuk mengambil bantuan air bersih yang didistribusikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem, Selasa (26/11) mulai pukul 09.00 Wita. Mereka pun harus mengantre mendapatkan air bersih. 

Sejak awal 2019,  warga sekitar telah kesulitan mendapat air bersih. Pantauan Tribun Bali, setiap orang membawa dua sampai tiga ember atau jerigen. Bantuan air bersih itu digunakan untuk memenuhi keperluan sehari-hari mereka, mulai dari makan, minum, dan masak.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa mengatakan BPBD Karangasem mendistribusikan air sebanyak 5.000 liter untuk 178 KK yang diberikan langsung ke warga dan sisanya disimpan di cubang umum milik warga. Pendistribusian air bersih ke Kecag Balung sudah dilakukan beberapa kali sesuai permohonan dari perbekel setempat. 

"Pendistribusian air bersih ke Kecag Balung sesuai permohonan dari perbekel. Tadi didampingi Kepala Wilayah Banjar Dinas Kecag Balung," ungkap Ketut Arimbawa, mantan Kabid Damkar, Dinas Perhubungan dan Damkar Karangasem.

Pejabat asal Singaraja itu mengaku dari 18 Juni hingga 26 November 2019, BPBD Karangasem telah mendistribusikan air bersih sebanyak 685.000 liter. Pendistribusian air diberikan ke beberapa daerah di Karangasem, terutama daerah kering seperti di Kecamatan Kubu, Abang, Bebandem, dan Karangasem. Pendistribusian air bersih itu dilaksanakan Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Karangasem, serta Komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT).

BPBD Karangasem memetakan beberapa daerah yang kesulitan mendapat akses air di antaranya di Desa Baturinggit bagian atas, Sukadana bagian atas, Desa Ban bagian atas, Dukuh bagian atas, Tianyar Tengah bagian atas, Tianyar Barat bgian atas, Datah, Nawakerti, Seraya Timur, dan Buana Giri. (ful)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ni Ketut Sudiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved