Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Perkuat Dunia Usaha, Rapimnas Kadin 2019 di Bali Hasilkan 18 Rumusan Rekomendasi, Begini Isinya

Rapimnas Kadin Indonesia 2019 telah menghasilkan rumusan rekomendasi dari pengusaha untuk memperkuat dunia usaha dan perekonomian nasional

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ketua Umum Kadin Indonesia saat memberikan sambutan penutupan Rapimnas Kadin 2019, Jumat (29/11/2019). Perkuat Dunia Usaha, Rapimnas Kadin 2019 di Bali Hasilkan 18 Rumusan Rekomendasi, Begini Isinya 

Perkuat Dunia Usaha, Rapimnas Kadin 2019 di Bali Hasilkan 18 Rumusan Rekomendasi, Begini Isinya

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin Indonesia 2019 yang sudah dilaksanakan selama 2 hari, telah menghasilkan rumusan rekomendasi dari pengusaha untuk memperkuat dunia usaha dan perekonomian nasional.

Rapimnas Kadin Indonesia 2019 resmi ditutup malam ini, Jumat (29/11/2019), setelah beberapa rapat pleno dan sidang komisi digelar sejak Kamis (28/11/2019) kemarin, hingga hari ini, setelah dibuka oleh Wapres RI Ma’ruf Amin.

“Sasaran dan program kerja dunia usaha ke depan sudah kami tetapkan. Selanjutnya rekomendasi ini akan kami sampaikan kepada pihak terkait, ke pemerintah dan tentunya ke semua ranting Kadin ,baik di pusat hingga Kadin Daerah,” ungkap Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roeslani, Jumat (29/11/2019), di BICC The Westin Nusa Dua, Badung, Bali.

Kadin membagi sidang komisi menjadi tiga, antara lain Komisi A yang membahas mengenai keorganisasian, Komisi B yang membahas program kerja, dan Komisi C yang membahas pokok-pokok pikiran.

Rosan memaparkan, melalui pembahasan yang intesif terhadap materi Rapimnas, adapun yang menjadi acuan utama dalam rekomendasi hasil dari ketiga komisi tersebut ada 18 poin, sebagai berikut.

  1. Keberlanjutan Akreditasi Penerbitan Sertifikat (Surat Keterangan) Kompetensi 
  2. Penguatan dan peningkatan Keanggotaan Kadin 
  3. Penguatan kerjasama kemitraan antar lembaga, antar korporasi dan antar daerah 
  4. Program Alternatif Pembiayaan UMKM Daerah
  5. Penguatan advokasi Kadin Daerah
  6. Implementasikan kewajiban menggunakan TKDN di industri penunjang migas
  7. Kadin menjadi motor kegiatan vokasi dan di koordinasikan antara kementerian/lembaga terkait
  8. Pembinaan dan Pendataan koperasi dan UMKM di Indonesia 
  9. Sosialisasi penggunaan Ata Carnet (paspor barang) di daerah
  10. Berperan aktif dalam penentuan komoditas strategis dan turut serta dalam pembuatan grand strategy ketahanan dan pengembangan pangan
  11. Kadin membentuk tim khusus dalam pemanfatan hutan lindung
  12. Mendorong kadin Indonesia membentuk Kadin Tax center atau desk financial dunia usaha di Kadin daerah sebagai tempat konsultasi pelaku usaha di daerah
  13. Mendorong peningkatan ekspor nasional
  14. Mendorong pemanfaatan PLB nasional bagi dan ekspor produk UKM dan milenial 
  15. Mendorong kemitraan pelaku usaha swasta dan BUMN
  16. Penciptaan kawasan industri yang berintegrasi yang bisa bersaing global
  17. Pembiayaan alternatif infrastruktur di semua bidang industri Non APBN dan ABPD 
  18. Mendorong penciptaan ekonomi yang berkeadilan

“Dunia usaha akan mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yaitu pertumbuhan ekonomi yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang layak, mengurangi tingkat kemiskinan dan tingkat ketimpangan ekonomi sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan,” tuturnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved