Musim Hujan Datang Terlambat di Indonesia, Bahkan Bali 200 Hari Hampir Tanpa Hujan, Ini Penyebabnya

Bahkan ada yang mencapai lebih dari 200 hari atau hampir tak ada hujan selama tujuh bulan. Antara lain terjadi di wilayah Bali, Banten, Jawa Timur

Musim Hujan Datang Terlambat di Indonesia, Bahkan Bali 200 Hari Hampir Tanpa Hujan, Ini Penyebabnya
Tribun Bali/Rizal Fanany
AWAN HITAM - Awan hitam menyelimuti langit di kawasan Monumen Bajra Shandi, Renon, Denpasar, Rabu (28/11/2018) sore. 

TRIBUN-BALI.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) menyebutkan bahwa musim hujan di Indonesia terlambat dari yang diprediksi.

Sejauh ini, BMKG menyebut, baru 16 persen wilayah Indonesia yang masuk pada musim hujan.

Deputi Klimatologi BMKG Adi Ripaldi mengatakan, terlambatnya musim hujan di wilayah Indonesia disebabkan fenomena El Nino yang terjadi pada semester pertama 2019.

Meski intensitasnya lemah, El Nino tetap menjadi faktor utama.

Tidak hanya itu, penyebab lainnya adalah adanya fenomena Dipole Mode di sebelah barat daya Sumatera yang menyebabkan laut di wilayah Indonesia menjadi dingin.

Dipole Mode adalah fenomena penyimpangan suhu permukaan air laut.

"Tahun ini di semester pertama 2019, kita ada El Nino walaupun lemah, bulan Juli-nya netral. Ada gangguan kedua namanya Dipole Mode di sebelah Barat Daya Sumatera. Itu mirip El Nino cuma terjadinya di sebelah Barat Daya Sumatera di Lautan Hindia," kata Adi usai konferensi pers di BNPB, Jumat (29/11/2019).

Adi mengatakan, fenomena Dipole Mode yang menyebabkan laut dingin akan membuat penguapan air kurang sehingga awan dan hujan juga menjadi kurang.

Kemudian, laut dingin ini juga menyebabkan baliknya angin musim di Indonesia terlambat.

"Seharusnya angin musim kita di akhir Oktober sudah mulai balik dari angin timuran jadi angin baratan. Jadi 2 faktor ini, suhu laut kita yang dingin, angin musimnya terlambat sehingga awal musim hujan kita terlambat," kata Adi.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved