Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Seorang Ibu CEO Bagikan Tips Cara Mengasuh Anak agar Sukses di Masa Depan

Hal ini diungkapkan oleh seorang ibu bernama Esther Wojcicki yang berhasil membesarkan dua orang CEO yang sukses

Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Simak 4 tips rahasia dari seorang CEO dan ibu untuk mengasuh anak agar sukses di masa depan.

Cara orangtua membesarkan anak diduga banyak memengaruhi kesukesan anak di kemudian hari nanti.

Hal ini diungkapkan oleh seorang ibu bernama Esther Wojcicki yang berhasil membesarkan dua orang CEO yang sukses Susan Wojcicki CEO YouTube, dan Anne Wojcicki, co-founder dan CEO dari 23andMe.

Belum lagi ia berhasil menjadikan anak ketiganya menjadi seorang professor yakni Janet Wojcicki seorang professor di UCSF.

Ingin Bisnis yang Kamu Jalani Berkembang Pesat? Jangan Lewatkan Tiga Hal Ini

Kisah Ann, Satu-satunya Orang yang Pernah Terhantam Meteorit Saat Sedang Bersantai di Sofa Rumahnya

Jadi Kanker Paling Mematikan di Dunia, Lakukan 6 Cara Ini Untuk Mencegah Kanker Paru-paru

Ia pun akhirnya membeberkan kisah dan pengalamannya mengasuh ketiga anaknya tersebut.

Berikut adalah empat rahasia Esther membesarkan ketiga anaknya.

1. Rasa Kepercayaan

Ilustrasi
Ilustrasi (pexels.com/Porapak Apichodilok)

Dunia berada dalam krisis kepercayaan.

Orangtua yang takut lantas membuat anak-anak kita juga takut menjadi diri mereka sendiri, mengambil risiko, untuk melawan ketidakadilan.

Kepercayaan harus dimulai dari orangtua.

Ketika yakin akan pilihan yang dibuat sebagai orangtua, kamu dapat memercayai anak-anak untuk mengambil langkah penting dan perlu menuju pemberdayaan dan kemandirian.

Mengapa Orangtua Sering Tidak Setuju dengan Pilihan Jurusan Kuliah Anak?

Cerita Marshanda Tentang Bipolar, Keadaan Paling Parah Saat Depresi Tanyakan Kenapa Masih Hidup

Kisah Pengemis Tajir di Jakarta Simpan Uang Rp 194,5 Juta di Tas Ranselnya, Terkuak Punya Target Ini

2. Saling Menghormati

Rasa hormat paling fundamental yang dapat ditunjukkan kepada anak-anak adalah terhadap kemandirian dan individualitas mereka.

Setiap anak memiliki hadiah, dan merupakan hadiah bagi dunia, dan merupakan tanggung jawab sebagai orangtua untuk memelihara hadiah itu, apa pun itu.

Ini adalah kebalikan dari memberi tahu anak-anak tentang harus menjadi apa saat besar nanti, profesi apa yang harus dipilih, seperti apa kehidupan mereka seharusnya, hal ini mampu mendukung si kecil ketika mereka mengidentifikasi dan mengejar tujuan mereka sendiri.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved