Badan Anti-Doping Dunia Larang Rusia Ikuti Piala Dunia & Olimpiade, Sosok Inipun Langsung Berang

Rusia dibuat berang dan terkejut setelah menerima kabar Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mengeluarkan keputusan bahwa Rusia dilarang mengikuti

Dok Wikipedia
Bendera Olimpiade 

TRIBUN-BALI.COM, - Rusia dibuat berang dan terkejut setelah menerima kabar Badan Anti-Doping Dunia (WADA) mengeluarkan keputusan bahwa Rusia dilarang mengikuti semua event olahraga selama 4 tahun. 

Al hasil, Rusia pun langsung merespon melalui Perdana Menterinya Dmitry Medvedev dan menyebut hukuman itu merupakan bagian dari 'histeria anti-Rusia kronis'.

Seperti diketahui WADA memberikan sanksi tegas kepada Rusia setelah memanipulasi data laboratorium skandal doping. 

Keputusan itu dibuat di kantor pusat Komite Olimpiade Internasional di Lausanne, Swiss, Senin (9/12/2019) waktu setempat.

Komite eksekutif Badan Anti-Doping menyimpulkan Moskow telah merusak data laboratorium dengan menanam bukti palsu dan menghapus file terkait tes doping.

Presiden Badan Anti-Doping, Sir Craig Reedie, mengatakan bahwa keputusan itu menunjukkan tekad untuk bertindak tegas dalam menghadapi krisis doping Rusia.

"Sudah terlalu lama, doping Rusia telah mengurangi olahraga yang bersih," katanya.

"Rusia diberikan setiap kesempatan untuk menyelenggarakan event olahraga dan bergabung kembali dengan komunitas anti-doping global untuk kebaikan atletnya dan integritas olahraga," Sir Craig Reedie menambahkan.

"Tetapi sebaliknya mereka memilih untuk melanjutkan sikap penipuan dan penolakannya," tuturnya.

Rusia memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding, namun keputusan tersebut nampaknya bakal sulit.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved