Ngurah Tahanan Lapas Buleleng yang Kabur Belum Tertangkap, Kalapas: Ada di Hutan Cuma Licin

Petugas lapas dibantu polisi hingga saat ini belum berhasil menemukan pria asal Banjar Dinas Lebah Sari, Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, Buleleng it

Ngurah Tahanan Lapas Buleleng yang Kabur Belum Tertangkap, Kalapas: Ada di Hutan Cuma Licin
dokumentasi lapas
Gede Ngurah Darma Yasa alias Ngurah (45). 

Ngurah Tahanan Lapas Buleleng yang Kabur Belum Tertangkap, Kalapas Deteksi Ada di Hutan Cuma Licin

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sudah sekitar satu bulan tahanan kabur Gede Ngurah Darma Yasa alias Ngurah (45) belum juga bisa ditemukan.

Ngurah (45) melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Singaraja sejak 24 Oktober 2019 lalu.

Petugas lapas dibantu polisi hingga saat ini belum berhasil menemukan pria asal Banjar Dinas Lebah Sari, Desa Unggahan, Kecamatan Seririt, Buleleng itu.

Kalapas Kelas IIB Singaraja, Risman Soemantri dikonfirmasi Selasa (10/12/2019), mengakui napi atas kasus pencurian itu hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

Risman menduga, Ngurah saat ini tengah bersembuyi di areal hutan di sekitar rumahnya.

Polisi Tolak Laporan Soal Rocky Gerung yang Sebut Jokowi Tak Paham Pancasila

Teman Kosan Ungkap Hari-hari Sebelum Wina Mardiani Mahasiswi Bangkulu Ditemukan Tewas Terkubur

Dipuji-puji Jokowi Pasar Badung Termegah di Indonesia yang Baru Diresmikan Sudah Ambrol

Dikalangan polisi, Ngurah memang terkenal sangat licin. Tercatat kasus-kasus pencurian yang sudah ia lakukan terjadi sejak tahun 2018, namun polisi baru berhasil menangkapnya pada Februari 2019 lalu.

"Sepertinya masih di seputaran Buleleng. Dia sembunyi di hutan sekitar rumahnya, sehingga memang agak sulit ditemukan. Kami masih terus berupaya melakukan pencarian, cuma sampai sekarang memang belum ketemu," terangnya.

Risman pun sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga Ngurah.

Jika Ngurah pulang, pihak keluarga telah berjanji akan segera mengantarkannya kembali ke Lapas.

"Di rumahnya sudah kami cari juga, cuma pihak keluarga mengaku tidak pernah melihat yang bersangkutan. Kami sudah membentuk tim untuk terus memantau pergerakannya," jelasnya.

Senada dengan Kalapas, Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Vicky Tri Haryanto juga mengaku bahwa pencarian terhadap napi yang kabur pada 24 Oktober lalu itu masih dalam tahap pencarian. "Masih lidik," singkatnya.

Seperti diketahui, Gede Ngurah Darma Yasa alias Ngurah berhasil kabur dari Lapas Kelas IIB Singaraja pada Kamis (24/10/2019) lalu saat diberi pelatihan keterampilan membuat batako, di halaman depan lapas.

Diduga, Ngurah nekat melarikan diri lantaran sakit hati dimarahi oleh salah satu petugas lapas. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved