Prediksi Cuaca BMKG: Waspada Gelombang Tinggi, Warga Hati-hati Beraktivitas di Laut
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga hari ini, Rabu (11/12/2019), tampaknya masih memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Rizki Laelani
Prediksi Cuaca BMKG: Waspada Gelombang Tinggi, Warga Hati-hati Beraktivitas di Laut
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga hari ini, Rabu (11/12/2019), tampaknya masih memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
Peringatan dini tersebut dikeluarkan melalui situs resminya di bmkg.go.id yang Tribun Bali akses pada pukul 07.00 Wita.
Berdasarkan situs tersebut, BMKG memberikan peringatan dini akan adanya potensi gelombang tinggi di beberapa perairan Bali.
Dalam situsnya itu, BMKG menyebutkan ada sebanyak empat perairan yang berpotensi adanya gelombang tinggi, yakni Selat Bali, Selat Badung, Selat Lombok dan Samudera Hindia.
"Waspada potensi tinggi gelombang laut mencapai 2 meter atau lebih di sekitar Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan dan Samudera Hindia Selatan Bali," tulisnya.
Data Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar juga menyebutkan bahwa potensi gelombang tinggi terjadi di empat wilayah perairan tersebut.
• Prediksi Cuaca BMKG: Suhu Tinggi Denpasar Capai 35 Derajat Celcius, Malam Berawan
• Waspada, BMKG Prediksi Adanya Potensi Gelombang Tinggi di 4 Perairan Bali Hari Ini
• Cuaca Cerah Berawan Mendominasi di Wilayah Bali Hari Ini, Berikut Prediksi Lengkap BMKG
• BBMKG Berikan Keterangan Seperti Ini Setelah Hujan Lebat di Bali Semalaman
Selain itu, BBMKG Denpasar juga memperkirakan tingginya gelombang di perairan Bali utara dan selatan.
Berdasarkan data tersebut, perairan utara Bali tinggi gelombangnya diprediksi antara 0,25 sampai 1,00 meter, kemudian untuk perairan selatan Bali diprediksi antara 0,75 sampai 2,50 meter.
Dengan adanya prediksi gelombang tinggi ini, BBMKG Denpasar mengimbau agar para nelayan dan pelaku wisata bahari untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya.
"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di daerah yang tercantum dalam area peringatan dini di atas, dihimbau untuk mempertimbangkan kondisi tersebut sebelum melaut dan selalu memperhatikan update informasi cuaca dan gelombang dari BMKG," pintanya
Ditegaskan oleh BBMKG Denpasar, fenomena pasang maksimum air laut dapat berdampak pada terganggunya transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, aktifitas petani garam dan perikanan darat serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap waspada," tegasnya lagi.
Data BBMKG Denpasar juga menyebutkan bahwa suhu wilayah Bali diperkirakan berada diantara 24 sampai 35 derajat Celcius dengan kelembaban udara 55 hingga 90 persen.
Arah angin bergerak dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan antara 4 hingga 34 km/jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gelombang-tinggi-di-biaung.jpg)