Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Tips Sehat untuk Anda

Mengenal Penyebab, Dampak dan Menyembuhkan Masalah Gangguan Tidur

Sulit tidur atau siklus tidur yang buruk bisa dialami oleh semua orang. Apa saja faktor penyebab dan dampaknya, serta bagaimana cara penyembuhannya?

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Irma Budiarti
kompas.com
Ilustrasi susah tidur - Mengenal Penyebab, Dampak dan Menyembuhkan Masalah Gangguan Tidur 

Mengenal Penyebab, Dampak dan Menyembuhkan Masalah Gangguan Tidur

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sulit tidur atau siklus tidur yang buruk bisa dialami oleh semua orang.

Apa saja faktor penyebab dan dampaknya, serta bagaimana cara penyembuhannya?

Semakin tua umur seseorang, bisa saja mengalami perubahan atau permasalahan siklus tidur.

Selain faktor umur, perubahan siklus tidur juga bisa disebabkan berbagai hal, seperti asupan makanan, minuman, obat-obatan hingga masalah pekerjaan.

Dokter Psikiatri RSUP Sanglah Denpasar Ida Ayu Kusuma Wardani mengatakan, sulit tidur bisa disebabkan karena konsumsi kopi atau rokok secara berlebihan.

Tak hanya itu, jika seseorang sedang sakit dan mengonsumsi banyak obat-obatan, maka hal itu bisa memengaruhi siklus tidur.

Terlebih jika seseorang yang sedang sakit tersebut, teknik meminum obatnya tidak dilakukan dengan benar.

Selain itu, faktor pekerjaan ternyata juga menjadi penyebab kualitas tidur seseorang menjadi buruk.

dr Dayu mengatakan, salah satu contoh pekerjaaan yang bisa saja mengganggu kualitas tidur adalah perawat.

Jalan Panjang Bali United, Lahir dari Rahim Putra Samarinda dan Besar dari Mimpi Manchester

7.000 Buku Bhagavad-gita Disebarkan di Seluruh Indonesia pada Pelaksanaan GJN 2019

Pekerjaan ini bisa mengganggu kualitas tidur karena jam kerja bisa pagi, siang atau malam.

"Nah ini kan membuat kacau siklus tidurnya," kata dr Dayu saat ditemui Tribun Bali di ruangannya, Minggu (15/12/2019).

dr Dayu menjelaskan, permasalahan sulit tidur ini bisa berdampak pada banyak hal, mulai dari terganggunya emosi, penurunan konsentrasi hingga mengalami sakit pada beberapa bagian tubuh.

"Banyak dampaknya," celetuk Kepala Instalasi Paviliun Amerta RSUP Sanglah Denpasar itu.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved