Suwirta Kecewa Kualitas Proyek Pasar Bumbungan Senilai Rp 1,1 Miliar Buruk

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah proyek fisik di Klungkung, Bali, Rabu (18/12/2019).

Suwirta Kecewa Kualitas Proyek Pasar Bumbungan Senilai Rp 1,1 Miliar Buruk
istimewa
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah proyek fisik di Klungkung, Bali, Rabu (18/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah proyek fisik di Klungkung, Bali, Rabu (18/12/2019).

Dari beberapa proyek yang dikunjungi, ia menyoroti pembangunan pasar di Desa Bungbungan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung. Menurutnya, kualitas pengerjaan proyek pasar tersebut sangat buruk.

Nyoman Suwirta mengungkapkan kekecewaannya dengan pembangunan pasar Bumbungan. Ketika coba memegang tembok, ternyata plesteran proyek langsung lepas.

Selain itu, jalan menuju basement juga curam. Dengan kondisi itu, Suwirta meminta Inspektorat Daerah (Irda) turun mengecek kualitas proyek tersebut. Padahal proyek tersebut menelan anggaran sampai Rp1,1 miliar.

"Dinas jangan hanya asal proyek selesai, menerima begitu saja bangunan tersebut. Perlu dicari tahu, kenapa proyek ini seperti ini. Apakah memang perencanaannya begitu atau bagaimana. Jangan ada main mata antara konsultan perencana dengan pelaksana,” tegas Suwirta.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kabupaten Klungkung, I Wayan Ardiasa mengatakan, belum mengetahui bupati menyoroti kualitas pembangunan pasar di Desa Bungbungan karena dia tidak ikut turun ke lokasi.

Namun berdasarkan laporan yang diterima, memang ada beberapa hal menjadi penekanan bupati terkait proyek Pasar Bumbungan, antaranya perbaikan pemasangan strepnosing tangga pembersihan debu, serta pembersihan sekeliling pasar.

Ardiasa menyebutkan, pembangunan pasar seharusnya rampung 29 Oktober 2019, namun karena rekanan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, sehingga diberikan perpanjangan waktu 50 hari.

Selain mengecek proyek pasar tersebut, Suwirta didampingi sejumlah OPD terkait juga meninjau beberapa proyek lainnya di antaranya penataan tebing di Desa Tusan, pembangunan pasar di Desa Tusan, pembangunan gedung TK Negeri 1 Kelurahan Semarapura Tengah, dan pemasangan eskalator Blok A Pasar Semarapura. (mit)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ni Ketut Sudiani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved