Tips Sehat untuk Anda
10 Gejala Gangguan Mental Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai
Tribunners, apakah anak Anda yang berusia Balita sering mengalami tantrum? 10 Gejala Gangguan Mental Pada Anak Yang Perlu Diwaspadai.
TRIBUN-BALI.COM- Tribunners, apakah anak Anda yang berusia Balita sering mengalami tantrum atau ledakan emosi selama berjam-jam ?
Apakah Anak Anda yang sudah bersekolah SD tidak mau berangkat sekolah atau tiap hari ia pulang dengan wajah sedih dan menangis ?
Jika anak Anda begitu, mungkin ia memiliki masalah pada mentalnya.
Masalah mental pada anak-anak, seperti stres, kecemasan, atau depresi adalah sesuatu yang nyata.
Namun, banyak anak yang tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya.
"Banyak orangtua yang tidak bisa mengenali perilaku tertentu merupakan tanda dari gangguan mental dan bukan sekadar perasaan 'sedih' atau sedang 'grogi'," kata psikolog anak Danielle Rannazzisi, Ph.D.
Di negara maju seperti AS pun, banyak orangtua yang takut mengajak anaknya ke psikiater.
Konotasi negatif yang melekat pada penyakit mental membuat banyak orang tidak mau mengakui jika memang butuh perawatan.
Menurut dokter anak Marian Earls, beberapa gangguan mental seperti gangguan tumbuh kembang memang sudah ditangani, seperti ADHD (gangguan pemusatan perhatian dan perilaku).
Earls menjelaskan, setiap gangguan perkembangan mental harus bisa dikenali dan diterapi sedini mungkin.
"Orangtua berperan penting dengan mengenali gejalanya dan berkonsultasi ke dokter anak atau psikiater," katanya.
Berikut adalah beberapa gejala gangguan mental pada anak yang perlu diwaspadai:
- Perubahan mood yang signifikan, termasuk mood negatif yang mentap atau mood sering berubah-ubah.
- Perubahan perilaku yang signifikan, misalnya anak yang tadinya pintar tapi belakangan nilai-nilai ulangannya selalu buruk.
- Rasa cemas dan takut yang nyata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-foto-anak-sedih.jpg)