Tips Sehat untuk Anda

Cegah Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV, Mengapa Diberikan Dua Kali Pada Anak-anak ?

Kanker leher rahim (serviks) merupakan satu diantara penyakit yang paling berbahaya.Pada anak-anak, suntikan vaksin HPV perlu dilakukan dua kali.

Cegah Kanker Serviks Dengan Vaksin HPV, Mengapa Diberikan Dua Kali Pada Anak-anak ?
Gambar oleh Angelo Esslinger dari Pixabay
Ilustrasi Foto Seseorang disuntik 

Menurut Prof.Cissy B. Kartasasmita, Sp.A(K), virus HPV masuk ke dalam tubuh ketika ada celah luka pada lapisan epitel di serviks, berupa sobekan kecil saat berhubungan seksual.

"Berdasarkan penelitian, proteksi maksimal bisa didapat melalui pencegahan primer berupa vaksinasi yang dilakukan pada anak berusia 9 tahun," katanya.

Lebih lanjut Prof. Cissy mengambarkan, secara teori kerja vaksin, suntikan pertama bekerja untuk menghasilkan sel memori dalam tubuh.

Sel memori akan bereaksi ketika diberikan vaksinasi lanjutan sehingga ketika virusnya masuk, tubuh bisa langsung mengeluarkan antibodi untuk melawan.

Di beberapa kota di Indonesia sudah dilakukan proyek percontohan pemberian vaksin HPV pada pelajar putri berusia sekitar 10-11 tahun, yaitu di Jakarta tahun 2016 dan di Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Manado tahun 2018.

Adapun vaksin HPV yang diberikan dalam program ini adalah yang dapat melindungi tubuh dari empat tipe HPV (tipe 6, 11, 16, dan 18).

Selain mencegah kanker serviks, vaksin ini juga bisa mencegah kutil kelamin, kanker kelamin, serta kanker vulva.

Sayangnya, pemberian vaksin HPV dosis kedua yang seharusnya akhir tahun 2019, terlambat dilakukan karena ada perubahan mekanisme pengadaan di internal Kementrian Kesehatan.

Hal ini terungkap pada rapat kerja kementerian kesehatan dengan DPR RI beberapa waktu lalu.

“Kelihatannya ada perubahan kebijakan kebijakan mentri baru yang memengaruhi pelaksanaan program, tidak hanya vaksin HPV tapi juga pengadaan obat yang kemudian tertunda,” ucap drg. Putih Sari, Anggota Komisi IX dari Fraksi Gerindra.

Halaman
123
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved