Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Natal Dan Tahun Baru

Risiko Mengkonsumsi Banyak Makanan Manis Saat Libur Natal, Muncul Masalah Jerawat Hingga Kanker

Risiko Mengkonsumsi Banyak Makanan Manis Saat Libur Natal, Muncul Masalah Jerawat Hingga Kanker

Gambar oleh Sabrina Ripke dari Pixabay
Ilustrasi Foto Makanan Natal 

Dengan kata lain, konsumsi makanan dan minuman manis dapat membuat seseorang ingin terus makan dan minum.

Hal Ini tentu berpotensi menyebabkan penambahan berat badan.

Selain itu, makan banyak makanan yang dimaniskan maupun minum banyak minuman yang dimaniskan dengan gula dikaitkan erat dengan peningkatan jumlah lemak visceral.

Lemak visceral adalah sejenis lemak perut yang erat kaitannya dengan pemicu penyakit diabetes.

2. Risiko penyakit jantung

Bukti menunjukkan bahwa konsumsi tinggi gula dapat menyebabkan obesitas, peradangan dan trigliserida tinggi, hingga gula darah dan tekanan darah tinggi.

Semua itu adalah faktor risiko penyakit jantung.

Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula, terutama dari minuman yang dimaniskan, telah dikaitkan dengan aterosklerosis, yakni penyakit yang ditandai oleh deposit lemak yang menyumbat arteri.

Sebuah studi yang melibatkan 30.000 orang lebih menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 17-21 persen kalori dari gula tambahan memiliki risiko 38 persen lebih besar meninggal akibat penyakit jantung.

Persentase itu lebih tinggai dibandingkan dengan mereka yang hanya mengonsumsi 8 persen kalori dari gula tambahan.

3. Muncul masalah jerawat

Konsumsi tinggi karbohidrat olahan, termasuk makanan dan minuman manis, telah dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena jerawat.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti permen olahan dapat meningkatkan gula darah seseorang lebih cepat daripada makanan dengan indeks glikemik lebih rendah.

Makan makanan manis terbukti bisa cepat meningkatkan kadar gula dan insulin dalam darah sehingga menyebabkan peningkatan sekresi androgen, yakni produksi minyak dan peradangan yang memicu berkembangnya jerawat.

4. Meningkatkan risiko terkena kanker

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved