Jadwal Acara Hari Pertama Denfest 2019, Ini Petunjuk Tempat Parkir Dan Pengalihan Arus di Denpasar

Denpasar Festival (Denfest) Tahun 2019 dibuka hari ini, Sabtu (28/12/2019) sore.

TRIBUN BALI/RIZAL FANANY
Sejumlah penari dari komunitas Hung Siwer membawakan pertunjukan "Denpasar Malilacita" dalam pembukaan Denpasar Festival 2018 di depan Patung Catur Muka, Denpasar, Jumat (28/12/2018). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Denpasar Festival (Denfest) Tahun 2019 dibuka hari ini, Sabtu (28/12/2019) sore.

Pelaksanaan Denfest sendiri berlangsung hingga 31 Desember 2019.

Untuk mengatasi permasalahan parkir dan mengurai kemacetan saat kegiatan berlangsung, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar telah merencanakan rekayasa lalu lintas dan menyediakan kantong parkir saat pelaksanaan Denfest yang dilaksanakan tanggal 28-31 Desember 2019.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan mengatakan, dalam pelaksanaan Denfest tahun 2019 terdapat tiga ruas jalan yang ditutup, yakni Jalan Udayana, sebagian Jalan Gajah Mada, serta Jalan Kapten Regug.

Adapun kendaraan dari Jalan Diponegoro (Simpang Suci) akan dialihkan ke barat menuju Jalan Hasanudin - Jalan Thamrin - Jalan Gajah Mada - Jalan Kartini dan Jalan Nakula.

Sedangkan kendaraan yang hendak menuju Jalan Hayam Wuruk akan diarahkan menuju Jalan Sutoyo - Jalan Sudirman dan Jalan Cok Agung Tresna.

Jalan Gajah Mada juga turut ditutup mulai dari simpang Jalan Kartini dan Jalan Sulawesi.

Dimana kendaraan yang melintas menuju Jalan Hayam Wuruk akan dialihkan melewati Jalan Kartini - Jalan Nakula, Jalan Veteran - Jalan Patimura.

Sedangkan kendaraan yang akan menuju Renon dialihkan ke Jalan Sulawesi - Jalan Ternate atau Jalan Kalimantan - Jalan Sumatera - Jalan Hasanudin dan Jalan Sutoyo.

"Pasti akan terjadi penumpukan kendaraan, hal ini lantaran antusiasnya masyarakat untuk mengunjungi gelaran akhir tahun di pusat Kota Denpasar ini," katanya.

Pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas dan penyediaan kantong parkir juga dilaksanakan untuk mengantisipasi macet yang berkepanjangan.

Dari arah barat, yakni Jalan Gajah Mada, jika terjadi penumpukan jumlah kendaraan di simpang Jalan Sumatera - Jalan Arjuna, maka pengalihan arus akan dilaksanakan mulai di simpang Jalan Sulawesi-Jalan Kartini.

"Hal ini untuk meminimalisir jumlah kendaraan yang menuju ke timur sampai di simpang Jalan Arjuna-Jalan Sumatera," imbuhnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk arah selatan, pihaknya akan melakukan sistem buka tutup untuk kendaraan yang akan melintas di Jalan Sudirman menuju Jalan Surapati, hanya saja itu diberlakukan saat pembukaan dan penutupan saja.

Jika terjadi kemacetan di simpang Jalan Sugianyar - Jalan Beliton, maka kendaraan yang berasal dari arah Jalan Hasanudin akan dialihkan menuju Jalan Sutoyo dan yang dari arah Jalan Sugianyar akan dialihkan menuju Jalan Letda Made Putra.

Sementara, untuk Jalan Kapten Regug juga turut ditutup selama gelaran Denfest ke-12.

Dimana kawasan jalan ini akan digunakan untuk parkir kendaraan roda dua.

Sedangkan kendaraan menuju Jalan Gajah Mada akan diarahkan menuju Jalan Sudirman.

Dan parkir roda empat pengunjung Denfest diarahkan di kawasan Pasar Badung.

Selain itu, Dishub Denpasar turut menyediakan kantong parkir lainya yang berada di sekitar lokasi Denfest tahun 2019 ini.

Yakni parkir undangan VIP berlokasi di Halaman Kodam IX Udayana, sedangkan untuk para pengunjung tersebar di masing-masing arah, seperti di Sentral Parkir Pasar Lokita Sari, Parkir Pasar Badung, Jalan Sugianyar, Jalan Udayana, Jalan Durian, Jalan Surapati, Jalan Krisna, Jalan Gajah Mada, Jalan Mayor Wisnu, Jalan Letda Regug, Jalan Kapten Sujana dan Jalan Kaliasem yang menggunakan satu sisi pinggir jalan.

"Kami harap semua pihak turut mengindahkan peta pengalihan arus lalu lintas guna mendukung suksesnya pelaksanaan Denfest tahun 2019 ini, dan bagi masyarakat yang tidak menuju kawasan pelaksanaan Denfest maka diharapkan untuk mencari jalur alternatif," katanya.

Adapun jadwal untuk pelaksanaan Denfest hari pertama yaitu sebagai berikut :

1. Pukul 08.00 Wita - selesai ada seminar kebudayaan di Inna Bali Hotel.

2. Pukul 09.00 Wita - selesai digelar workshop di Alaya Dharmanegara Lumintang

3. Pukul 11.00 - 12.00 penampilan Sanggar Kemuda menampilkan kesenian klasik di panggung budaya.

4. Pukul 12.30 - 13.30 penampilan Sekaa Waja Swara dengan menampilkan gender inovatif di panggung budaya

5. Pukul 14.00 - 15.30 penampilan sekaa Gong Merdhu Kumara dan Sanggar Mangaronce menampilkan gong kebyar.

6. Pukul 16.00 - 17.00 penampilan Komunitas Raska Swara menampilkan semarapegulingan.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved