BPD Bali Ajak UMKM dan Mahasiswa Gunakan QRIS Sebagai Alat Pembayaran
BPD Bali Ajak UMKM dan Mahasiswa Gunakan QRIS Sebagai Alat Pembayaran QRIS Mudahkan UMKM dalam Bertransaksi
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dalam rangka mendukung inovasi di bidang sistem pembayaran, Bank Indonesia beberapa waktu lalu telah me-launching QR Indonesia Standard (QRIS) yaitu standard pembayaran ritel dengan menggunakan QR Code sebagai kanal pembayaran yang efisien, murah, mudah, aman, dan tercatat serta interoperable.
Implementasi transaksi non tunai ini, menunjukkan bahwa Provinsi Bali dengan sungguh-sungguh mendukung elektronifikasi.
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, mengatakan selama di Denpasar Festival (Denfest), Bank BPD Bali membuka layanan pembayaran dengan menggunakan QR Code ini.
• Tukad Badung Berubah Jadi Catwalk, 68 Model Berlenggak-lenggok Lincah
• Bank Indonesia Luncurkan QRIS, Satu QR Code untuk Semua Aplikasi Pembayaran
• BI Luncurkan QRIS, Satu QR Code untuk Semua Aplikasi Pembayaran
“Jadi bukan hanya digunakan oleh UMKM, bahkan dengan QRIS ini bisa untuk dana punia ke pura, cukup tap di QR Code di handphone sudah bisa menyumbang ke pura,” katanya di Denfest, Sabtu (28/12/2019).
Lanjutnya, bahkan transaksi dengan QR Code juga bisa dilakukan di mall, termasuk ke depan akan ada cross border dengan negara lain.
Sehingga nanti tidak bawa uang tunai, hanya pakai QRIS saja.
“Sampai hari ini hampir ada 400 UMKM di BPD, dan pura yang sudah menggunakan QRIS. Termasuk di sekolah, kantor, dan kampus ke depannya. Harapannya generasi millenial ke depan akan menggunakan QRIS,” katanya.
BPD Bali pun sudah melakukan e-retribusi pasar, dan ke depan tinggal diganti saja menggunakan QRIS.
Termasuk juga sasarannya ke depan adalah destinasi wisata.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho, mengapresiasi hal ini.
“Nanti akan mulai berlaku 1 Januari 2020 dan sudah ada percobaannya. Tahun depan semua yang pake QR Code harus pake QRIS ini. Jadi Bank BPD Bali sudah memperoleh izin BI untuk menggunakan QRIS,” jelasnya.
Sebab Bank BPD Bali telah melakukan pilot project beberapa kali.
“QRIS ini memudahkan transaksi dan mendukung gerakan nasional non tunai (GNNT),” katanya.
Ada sekitar 247 UMKM yang ikut Denfest telah menggunakan QRIS.
Untungnya menggunakan QRIS ini, kata dia, bagi UMKM uangnya langsung masuk rekening dan tidak ada uang cash.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/launching-penggunaan-qris-di-denfest-2019.jpg)