Pengakuan Pengedar 1 Kg Tembakau Gorila di Denpasar, Viki Transaksi Via Instagram & Rogoh Rp 35 Juta

Polresta Denpasar menggagalkan peredaran narkotika jenis tembakau gorila seberat 1.003 gram atau lebih dari satu kilogram.

Pengakuan Pengedar 1 Kg Tembakau Gorila di Denpasar, Viki Transaksi Via Instagram & Rogoh Rp 35 Juta
Tribun Bali/Rizal Fanany
TEMBAKAU GORILA - Pelaku pengedaran tembakau gorila, saat ditunjukkan ke awak media, Minggu (29/12/2019). Polresta Denpasar menggelar konferensi pers pengungkapan kasus narkoba. 

Hasilnya ditemukan lima plastik tembakau gorila yang disimpan di kamar pelaku.

Viki berkilah mendapatkan tembakau gorila dari orang yang tidak ia kenal di media sosial.

Dari situ ia pun bertransaksi dengan orang di akun instagram radioactive.co dengan mentransfer uang.

Viki membeli tembakau gorila dengan total harga Rp 35 juta.

Pelaku melakukan transaksi sebanyak dua kali pada bulan November dan awal Desember 2019.

Ia menjual melalui aplikasi line sekitar 485 gram tembakau gorila di dalam 200 paket dengan harga keseluruhan Rp 22 juta.

Viki dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009. Tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

"Dari pengungkapan ini, kami berhasil menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba sebanyak 10 ribu jiwa," tutup Kombes Pol Ruddi Setiawan. (*) 

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved