Kecelakaan Maut di Bali
Darah Segar Mengalir di Mulut dan Hidung Kadek Dwiki, Sempat Terpental lalu Tewas di Perjalanan
Seorang mahasiswa asal Jembrana tewas saat perjalanan menuju Puskemas Selemadeg akibat kecelakaan, Senin (30/12/2019).
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Rizki Laelani
Darah Segar Mengalir di Mulut dan Hidung Kadek Dwiki, Sempat Terpental lalu Tewas di Perjalanan
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang mahasiswa asal Jembrana tewas saat perjalanan menuju Puskemas Selemadeg akibat kecelakaan, Senin (30/12/2019).
Adalah I Kadek Dwiki Arta Jaya (20) yang mengendarai sepeda motor matik terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil truk box di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Banjar Soka Kelod, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Tabanan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka lecet di bagian wajah dan mengeluarkan darah segar dari mulut serta hidung.
Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.10 Wita, Senin (30/12/2019).
Saat itu lalulintas terpantau lancar. Korban yang mengendarai sepeda motor matik ini bergerak dari arah jurusan Gilimanuk menuju Denpasar.
• Duka Perayaan Tahun Baru 2020 di Bali, Ada 15 Korban Kecelakaan & 3 Orang Terkena Ledakan Petasan
• Kronologi Kecelakaan Tunggal Vixion Tabrak Terios Parkir di Kedonganan, Korban Diduga Mabuk
• Kecelakaan di Gianyar, Libatkan 2 Mobil Full Penumpang, Ada yang Terguling Lalu Dihantam 3 Motor
Hanya saja ketika tiba di TKP yang merupakan jalan tikungan landai ke kiri, sepda motor yang ditunggangi korban Dwiki Arta Jaya ini sempat melewati marka as jalan (garis putih) dan saat bersamaan datang sebuah mobil truk box yang dikendarai oleh Yoram Takuba (31).
Karena tak bisa menghindari, kecelakaan pun terjadi.
Korban Dwiki sempat terpental beberapa meter dan membentur aspal.
Sejumlah bagian wajah seperti mengalami luka lecet pada lengan tangan kiri dan kanan, memar pada pipi sebelah kanan serta keluar darah dari mulut dan hidung.
Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas terdekat, hanya saja nyawanya tak tertolong lagi ketika perjalanan menuju Puskesmas Selemadeg di Bajera, Kecamatan Selemadeg.
Pasca kejadian tersebut jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka di Banjar Puana, Desa Tegal Badeng Barat, Kecamatan Negare, Jembrana untuk dilakukan upacara.
"Korban sempat melewati marka as jalan kemudian saat bersamaan juga datang mobil truk box," ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Tabanan, Iptu I Ketut Bagiana, Rabu (1/1/2020).
Dia melanjutkan, penyebab meninggalnya korban diduga karena luka yang dideritanya dan sempat terpental kemudian benturan di aspal.
"Korban meninggal saat perjalanan ke Puskesmas. Diduga benturannya cukup keras hingga mengeluarkan darah dari hidung dan mulut," jelasnya.
Pasca kejadian tersebut, kata dia, korban sudah dijemput pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Wilayah Jembrana. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan-maut-2020-darah-segar-mengalir-di-mulut-dan-hidung-kadek-dwiki.jpg)