Indonesia Alami Penurunan di Ranking FIFA Negara ASEAN Satu Dekade Terakhir
Indonesia menjadi negara yang mengalami penurunan peringkat FIFA paling signifikan di antara negara-negara ASEAN lainnya dalam sedekade terakhir
TRIBUN-BALI.COM - Tahun 2020 telah menyapa.
Banyak peristiwa yang terjadi di tahun 2019, termasuk juga di dunia sepakbola Indonesia.
Indonesia menjadi negara yang mengalami penurunan peringkat FIFA paling signifikan di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam sedekade terakhir.
Prestasi sepak bola Indonesia dalam 10 tahun terakhir bisa dibilang datar-datar saja.
• Ingin Tahu Libur Nasional di Tahun 2020 ? Ini Daftarnya, dan Cara Berburu Tiket Murah Untuk Liburan
• Skuat Bali United Kini Seperti Miniatur Timnas Indonesia, Ini Komposisi Pemainnya
• Ini Syarat Khusus Pemain Naturalisasi Bisa Masuk Timnas Indonesia Versi Shin Tae-yong
Tidak ada peningkatan yang signifikan.
Bahkan, Indonesia lebih sering menemui kegagalan.
Kegagalan di beberapa seri Piala AFF dan Kualifikasi Piala Dunia 2022 contohnya.
Akibatnya, bisa ditebak, posisi Indonesia terjun bebas di ranking FIFA.
Awal 2010, Indonesia sempat memiliki ranking FIFA tertinggi kedua se-Asia Tenggara.
Tim Merah Putih berada di posisi 127 ranking FIFA pada 2010. Indonesia hanya berselisih enam strip dari Thailand sebagai pemilik peringkat tertinggi di antara wakil Asia Tenggara.
Namun, penampilan buruk timnas Indonesia pada tahun 2011 membuat tim Garuda harus terjun bebas ke posisi 142 ranking FIFA.
Bukannya membaik, peringkat Indonesia justru semakin merosot dari tahun ke tahun.
Pada 2015, Indonesia bahkan harus berada di bawah Timor Leste dan Laos.
Tim Garuda menempati peringkat ke-179 ranking FIFA pada edisi 2015.
Kehadiran pelatih asal Spanyol, Luis Milla, sempat memberi dampak positif pada sepak bola Indonesia pada 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemain-timnas-u-22-indonesia-egy-maulana.jpg)