Bali Memasuki Musim Penghujan, BPBD Sebut Daerah Ini Paling Rawan Banjir

Selama musim penghujan beberapa wilayah Bali berpotensi banjir, dua wilayah ini paling rawan

Tribun Bali / I Made Ardhiangga
Banjir di Jalan Provinsi tepatnya Jalan Udayana Negara, Jembrana, Bali, Jumat (24/5/2019). Bali Memasuki Musim Penghujan, BPBD Sebut Daerah Ini Paling Rawan Banjir 

Bali Memasuki Musim Penghujan, BPBD Sebut Daerah Ini Paling Rawan Banjir

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Seperti yang telah diketahui, wilayah Bali sejak Desember 2019 sudah memasuki musim penghujan.

Pada musim hujan ini masyarakat diimbau lebih waspada dikarenakan Bali berpotensi terjadi bencana.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin mengatakan, selama musim penghujan beberapa wilayah Bali berpotensi banjir.

Dua wilayah Bali paling rawan banjir yaitu Kabupaten Jembrana dan Kota Denpasar.

BPBD Catat 1.115 Bencana di Bali Sepanjang 2019, Paling Banyak Terjadi di Karangasem

Nikita Mirzani Menerobos Banjir di Tangerang, Semua Ini Salah Kita Semua

Kabupaten Jembrana, lanjutnya, rentan terjadi banjir bandang.

Hal ini karena hutan di bagian hulu wilayah tersebut diganti menjadi perkebunan oleh masyarakat.

“Sehingga ketika hujan lebat di hulu, jadi anjir di hilir. Jadi (kejadian sebelumnya) sampai putus jembatannya. Itu beberapa kali kejadian di Jembrana,” kata Rentin di Denpasar, Bali, Jumat (3/1/2020).

Selain Kabupaten Jembrana, wilayah lain yang langganan banjir adalah Kota Denpasar.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved