Sempat Tarik Bunga 30%, Warga Bangli Terjerat Arisan Online, Merugi Ratusan Juta hingga Miliaran

Satu di antara peserta arisan berinisial Ar, mengaku tergiur ikutan arisan online untuk keperluan modal usaha warung makan miliknya.

Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay
Ilustrasi Foto Mencatat Keuangan 

Sempat Tarik Bunga 30 Persen, Warga Bangli Terjerat Arisan Online, Merugi Ratusan Juta hingga Miliaran

 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tergiur dengan tawaran bunga tinggi, sejumlah warga Bangli justru bernasib apes diduga tertipu arisan online.

Tak sedikit peserta arisan yang mengalami kerugian ratusan juta, hingga miliaran.

Satu di antara peserta arisan berinisial Ar, mengaku tergiur ikutan arisan online untuk keperluan modal usaha warung makan miliknya.

Terlebih bunga yang ditawarkan cukup tinggi, yakni berkisar antara 20 persen hingga 30 persen.

Johann Zarco Resmi Gabung Avintia Racing Ducati, Tapi Belum Bisa Lupain Mantan

Pihak RS Al Islam Bandung & Suami Lina, Teddy Angkat Bicara Terkait Laporan Rizky Febian ke Polisi

Wanita asal Kecamatan Tembuku itupun mengaku telah mengikuti arisan online sejak enam bulan silam.

Tak tanggung-tanggung uang yang diinvestasikan telah mencapai Rp 32 juta.

Ia juga mengaku sudah sempat menarik bunga.

Ar mengatakan sempat berniat untuk berhenti ikut arisan, lantaran ada gelagat tidak baik dari koordinator.

Namun demikian, niat tersebut ditolak dengan dalih masih memiliki tunggakan.

Padahal diakui Ar, besaran tarikan dengan invetasi yang dia ajukan sudah sesuai.

"Kalau selesai harus bayar lagi sesuai jumlah tarikan. Kan rugi jadinya. Padahal diawal tidak ada syarat itu. Tapi setelah mau selesai, baru diberi tahu kalau aturannya demikian," ujarnya Rabu (8/1/2020). (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved