Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mengenal Pasukan Elite Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds Dikenal Paling Misterius

Pasukan Garda Revolusi Iran atau Iran's Islamic Revolution Guard Corps (IRGC) terbentuk 40 tahun lalu, tepatnya 1979

Tayang:
Editor: Irma Budiarti
AFP/STR via Tribunnews
Pasukan Garda Revolusi Iran - Mengenal Pasukan Elite Garda Revolusi Iran, Pasukan Quds Dikenal Paling Misterius 

Kesatuan ini bertugas menjalankan misi sekaligus mengamankan kepentingan nasional Iran di luar negeri.

Pasukan Quds

Sementara itu, melansir NBC News, menurut Council on Foreign Relations (CFR), Pasukan Quds adalah bagian dari Garda Revolusi Iran.

Pasukan ini dibuat setelah revolusi Iran tahun 1979 untuk menjaga Republik Islam Iran.

Media-media barat menyebut satuan ini sebagai yang paling "misterius".

Tak ada sumber resmi tentang berapa anggota dari satuan Quds Force.

Di masa lalu, media barat menyebut pasukan Quds Garda Revolusi Iran terlibat di berbagai konflik di Timur Tengah, bahkan hingga perang Balkan, dengan dukungan mereka kepada Bosnia.

"Pasukan Quds adalah elite yang dipilih dari berbagai anggota pasukan ideologis Garda Revolusi yang sudah elite," kata Abbas Milani, direktur studi Iran di Universitas Stanford.

Sebagai bagian dari Garda Revolusi, pasukan ini memiliki garis komando atau bertanggung jawab kepada pemimpin tertinggi Ayatullah Ali Khamenei, bukan kepada presiden Iran.

Dampak Kematian Soleimani

Melansir The Independent, kematian Soleimani tidak akan secara signifikan berpengaruh terhadap kekuatan dan kemampuan dari pasukan Garda Revolusi Iran yang memiliki struktur sangat kompleks.

Hal serupa juga disampaikan oleh Aniseh Bassiri Tabrizi, peneliti dari Royal United Services Institute sebagaimana diberitakan NBC News.

"Kematiannya (Qasem Soleimani) tidak akan begitu mengganggu kapabilitas operasional Iran," ungkap Tabrizi.

Menurut Tabrizi, pasukan Quds ataupun Garda Revolusi Iran secara umum akan terus melanjutkan strategi sebelumnya dalam beberapa hal.

Iran pun bertindak cepat untuk menunjuk pengganti Soleimani, yaitu Esmail Ghaani.

Iran Hujani Rudal, Begini Sikap Donald Trump, Harakat al-Nujaba: Marinir AS Harus Membuat Peti Mati

Pesawat Ukraina Jatuh Tak Lama Setelah Lepas Landas di Iran, 170 Orang Tewas

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved