WIKI BALI
WIKI BALI - Pesona dan Sejarah Pantai Pandawa Bali
Nama Pantai Pandawa diambil dari kisah Mahabharata. Di mana para Pandawa dikurung dalam Goa Gala-Gala kemudian membebaskan diri dan bertemu dengan
Penulis: Noviana Windri | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Pada tahun 2012, secara seremonial melalui acara Pandawa Beach Festival, pantai ini diresmikan namanya sebagai Pantai Pandawa.
Nama Pantai Pandawa diambil dari kisah Mahabharata.
Di mana para Pandawa dikurung dalam Goa Gala-Gala kemudian membebaskan diri dan bertemu dengan seekor tikus.
Tikus tersebut yang mencarikan para Pandawa jalan keluar dengan membuat sebuah terowongan.
Cerita tersebut sama persis dengan perjalanan Nyoman Kesit yang mempunyai ide mengembangkan Pantai Pandawa yang berada di balik tebing kapur menjadi destinasi wisata.
Bagaikan cerita seekor tikus yang membuat sebuah terowongan untuk jalan keluar para Pandawa.
Terowongan itu adalah jalan yang membelah tebing kapur untuk membuat akses jalan menuju pantai.
Kemudian ide tersebut sampai ke pemerintah pusat dan dinas pariwisata setempat, yang langsung mengerahkan kontraktor untuk segera membelah tebing guna membuka akses jalan menuju pantai.
• Ramalan Shio 9 Januari 2020, Shio Naga Jatuh Cinta, Shio Ular Butuh Relaksasi
• BMKG: Peringatan Dini Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir di Bali
Patung di Tebing Kapur
Sesuai dengan sejarahnya, di sisi tebing kapur Pantai Pandawa dipahatlah 5 patung Pandawa, 1 patung Dewi Kunti dan 1 patung tikus.
Patung tersebut berjajar secara berurutan mulai dari Patung Tikus, Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula dan Sahadewa.
Tiket Masuk
Tiket masuk untuk pengunjung dewasa Rp 8 ribu/orang.
Tiket masuk untuk pengunjung anak-anak Rp 4 ribu/orang.
Biaya parkir mobil Rp 5 ribu/mobil.
Biaya parkir motor Rp 2 ribu/motor. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-di-pantai-pandawa-senin-612020.jpg)