Bali United
Hasil Pertemuan Duo Tanuri & Gubernur Bali Soal Home Base Bali United di Denpasar
Pertemuan ini, merupakan agenda manajemen Bali United melaporkan perkembangan rencana renovasi Stadion Dipta Gianyar jelang Piala Dunia U-20
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Sebelum bertemu Gubernur Bali I Wayan Koster, manajemen Bali United pada Senin (13/1) siang, menemani Kemenpora, Kementerian PUPR yang telah meninjau Stadion Dipta Gianyar, Bali.
Mereka datang melihat Stadion Dipta Gianyar yang masuk 10 besar calon Venue Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Renovasi Stadion Dipta Gianyar menggunakan dana APBN dengan jumlah Rp 350 miliar.
Kapasitas stadion ini akan berubah menjadi 40 ribu dibanding saat ini hanya 25 ribu.
Stadion Ngurah Rai atau Kompyang?
Dalam kesempatan ini, Yabes Tanuri juga menyatakan belum menetapkan akan rehab stadion mana, Ngurah Rai atau Kompyang Sujana, ketika Dipta direhab untuk Piala Dunia.
" Tergantung, masih menunggu dari pemerintah Provinsi Bali.
Kalau lahan parkiran lebih luas Kompyang.
Kalau tribun lebih isi banyak Ngurah Rai," jelas Yabes Tanuri.
Yabes Tanuri menambahkan, saat Bali United bertanding di Stadion Ngurah Rai atau pun Kompyang Sujana akan menyebabkan macet karena sering bertanding week end.
" Saya minta maaf kepada warga Denpasar jika diizinkan renovasi stadion dan home base di Denpasar, pasti akan terjadi macet dimana-mana," ujar Yabes Tanuri.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/owner-bali-united-pieter-tanuri-memperlihatkan-desain-renovasi-stadion-dipta-gianyar.jpg)