WNA Jepang Predator Anak di Bali

Jadi Relawan di PAUD Denpasar, Begini Keseharian WNA Jepang 'Predator' Anak di Bali

Pria kelahiran Jepang, 1 Januari 1962 ini didudukan di kursi pesakitan untuk mempertanggungjawabkan dugaan pelanggaran hukumnya.

Jadi Relawan di PAUD Denpasar, Begini Keseharian WNA Jepang 'Predator' Anak di Bali
TRIBUNPEKANBARU
ilustrasi pencabulan pada anak di bawah umur 

Jadi Relawan di Paud Renon Denpasar, Begini Keseharian WNA Jepang 'Predator' Anak di Bali

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pengadilan Negri (PN) Denpasar menyidangkan seorang Warga Negara Asing (WNA) Asal Jepang, Kato Toshio pada Kamis (16/1/2020).

Pria 57 tahun ini menjalani sidang kedua atas dugaan pencabulan pada 5 siswa PAUD usia tiga tahun.

Pria kelahiran Jepang, 1 Januari 1962 ini didudukan di kursi pesakitan untuk mempertanggungjawabkan dugaan pelanggaran hukumnya.

Diungkap dalam surat dakwaan, keseharian terdakwa sejak bulan Februari 2018 menjadi sukarelawan di Paud di kawasan Renon, Bali.

Kato bertugas membantu menyiram tanaman, memotong rumput, kayu, memperbaiki fasilitas yang rusak dan mengecat pintu gerbang.

Juga menggantikan tukang masak untuk anak-anak PAUD apabila tukang masak khusus, libur atau tidak masuk kerja.

Terdakwa selama menjadi sukarelawan tinggal di salah satu kamar yang ada di PAUD tersebut.

Sekitar bulan Januari 2019 sampai April 2019, dimana terdakwa saat jam tidur siang dan anak-anak PAUD yang lain tidur siang.

Saat itu lima anak korban masuk ke kamar terdakwa.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved