Kualifikasi Liga Champions 2020
Duel Seru Melbourne Victory vs Bali United, Melawan Cuaca Dingin & Menguji Kecerdasan Teco
Pelatih Bali United asal Brasil Stefano Cugurra Teco menjalani ujian paling berat saat menghadapi tim elite A-League Australia, Melbourne Victory
Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, MELBOURNE - Pelatih Bali United asal Brasil Stefano Cugurra Teco menjalani ujian paling berat saat menghadapi tim elite A-League Australia, Melbourne Victory, pada fase kedua kualifikasi Liga Champions Asia 2020 di AAIM Park Melbourne, Australia, Selasa (21/1).
Selain tim lawan lebih kuat, sejumlah faktor eksternal juga menjadi ujian skuat Serdadu Tridatu.
Yang terbaru adalah persoalan cuaca.
Suhu dingin ditambah hujan kini menjadi tantangan baru bagi Fadil Sausu dkk untuk menghadapi Melbourne Victory di kandangnya.
Dari biasanya bermain di suhu panas, kini harus berlaga di suhu yang dingin.
Skuat Bali United pun sudah merasakan kondisi tak bersahabat ini di Stadion AAMI Park, Senin (20/1) sore.
• Melbourne Victory vs Bali United, Begini Pesan Lilipaly di Laga Kualifikasi Ke-2 Liga Champions Asia
• Link Live Streaming & Televisi yang Siarkan Laga Melbourne Victory vs Bali United Pukul 16.30 Wita
• Ini 26 Lokasi Nobar Melbourne Victory vs Bali United, Serdadu Tridatu Dipastikan Ubah Gaya Bermain
Hujan dan suhu dingin menemani para pemain dan pelatih menjalani official training.
Coach Teco mengatakan suhu saat ini sangat dingin di Melbourne. Peralihan suhu panas menjadi dingin sangat terasa bagi pemain Bali United.
Pemain sebelumnya mengeluhkan suhu panas saat latihan terakhir di Gelora Samudra, Kuta, Sabtu (18/1) pagi, kini mereka mengeluhkan suhu dingin di Melbourne.
Setiba di Melbourne, Minggu (19/1) pagi, semuanya mulai mengenakan busana tebal untuk menjaga kehangatan tubuh.
"Dingin di sini, tidak terbiasa karena di Indonesia biasa panas sekali.
Waktu sebelum berangkat kami latihan panas sekali, di sini pas kita tiba pagi terasa sekali dinginnya," tegas Teco saat dikonfirmasi Tribun Bali terkait efek cuaca di Melbourne.
Selain cuaca, sebelumnya skuat Bali United juga dihadapkan tantangan menghadapi pemain-pemain Melbourne yang rata-rata berpostur jangkung.
Mereka juga didukung fisik yang lebih kuat.
Kecerdasan Teco
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/laga-kualifikasi-liga-champions-asia-2020-melbourne-victory-vs-bali-united.jpg)