Olimpiade Tokyo 2020

'Pemanasan' Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Lalu M. Zohri Ikut 2 Kejuaraan di China

Dua kejuaraan itu adalah 9th Asian Indoor Championships pada 12-13 Februari dan World Athletics Indoor Tour satu bulan berselang.

kompas.id/azureedge.net
Lalu Muhammad Zohri 

'Pemanasan' Jelang Olimpiade 2020 Tokyo, Lalu M. Zohri Ikut 2 Kejuaraan di China

 

TRIBUN-BALI.COM - Pelari andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, akan mengikuti dua kejuaraan di China sebagai persiapan Olimpiade 2020 Tokyo.

Dua kejuaraan itu adalah 9th Asian Indoor Championships pada 12-13 Februari dan World Athletics Indoor Tour satu bulan berselang.

Menurut pelatih lari jarak pendek Indonesia, Eni Nuraeni, Zohri diharapkan bisa memperbaiki catatan waktunya pada dua ajang tersebut.

"Pertengahaan Februari dan Maret Zohri akan ikut kejuaraan Asia dan dunia di China. Kejuaraan itu penting karena kualifikasi untuk tampil di Olimpiade masih berjalan hingga Juni," kata Eni dikutip dari kompas.com.

"Dua kejuaraan itu berguna untuk Zohri agar terbiasa bertanding. Selain itu, Zohri juga harus bisa memperbaiki hasil yang diraih di Osaka (Jepang) kemarin," ujar Eni menambahkan.

Olimpiade Tokyo 2020: Perkenalkan Ini 3 Cabor Pendatang Baru, Tak Asing di Indonesia

Update Persiapan Indonesia Menghadapi Olimpiade 2020 di Tokyo

Olimpiade 2020, Jepang Pakai Medali, Ranjang hingga Obor Terbuat dari Sampah Daur Ulang

Di Jepang, Zohri mengikuti ajang Seiko Golden Prix 2019. Saat itu, Zohri mampu finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 10.03 detik.

Hasil itu memastikan Zohri meraih satu tiket tampil di Olimpiade 2020.

Zohri lolos karena berhasil menembus batas waktu minimal 10,05 detik untuk kategori lari 100 meter.

Terkait dengan dua kejuaraan di China, Zohri merasa masih membutuhkan waktu persiapan karena turun di nomor 60 meter yang bukan spesialisasinya.

"Lari 100 meter dan 60 meter ada bedanya. Semua orang tahu saya sangat lambat saat start, apalagi ini lari 60 meter. Nanti musuh saya dari Asia, pasti sangat kuat," kata Zohri.

"Saya berharap bisa memberikan prestasi untuk Indonesia. Apalagi, saya belum pernah ikut kejuaraan atletik indoor," ujar Zohri menambahkan.

Zohri menjadi atlet Indonesia yang sangat diharapkan bisa berprestasi di Olimpiade 2020 Tokyo.

Hal ini tidak lepas dari keberhasilan Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter pada kejuaraan dunia atletik U-20 2018 lalu.

Setelah kejuaraan dunia, Zohri langsung turun di Asian Games 2018.

Zohri gagal meraih medali nomor individu karena hanya bisa finis di urutan ketujuh lari 100m putra.

Untuk nomor beregu, Zohri dkk meraih medali perak dari nomor estafet 100m putra.

Hasil di Asian Games 2018 terbilang baik karena Zohri tidak ditarget apa pun oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI). (*)

Artikel ini ditulis M. Hafidz Imaduddin telah tayang di Kompas.com 

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved