Jawaban Ketua KPK Firli Bahuri Terkait Kritik Tajam 'Nasi Goreng' oleh Bambang Widjojanto

Kritik tajam yang dilontarkan mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto saol aksi memasak nasi goreng ditanggapi dingin Ketua KPK Firli Bahuri.

Jawaban Ketua KPK Firli Bahuri Terkait Kritik Tajam 'Nasi Goreng' oleh Bambang Widjojanto
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Ketua KPK Firli Bahuri menunjukkan nasi goreng hasil masakannya di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (21/1/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Kritik tajam yang dilontarkan mantan Komisioner KPK Bambang Widjojanto soal aksi memasak nasi goreng ditanggapi dingin Ketua KPK Firli Bahuri

Firli mengaku memilih fokus bekerja dan mengabdi kepada negara dan menjalankan amanah sebagai Ketua KPK.

"Kita kerja, kerja, dan kerja untuk bangsa dan negara. Alhamdulillah diberi amanah untuk bisa mengabdi kepada NKRI," kata Firli, Rabu (22/1/2020).

Firli pun mengatakan, ia akan terus bekerja dan berbuat kebaikan meskipun hal itu dianggap tidak baik oleh orang lain maupun menjadi sasaran fitnah.

"Sepi ing pamrih, rame ing gawe. Terus dan teruslah, jangan pernah berhenti berniat dan berbuat baik dan menebar kebaikan," ujar Firli.

Ia mengaku sudah bekerja profesional sebagai Ketua KPK. Demikian juga dalam menangani kasus-kasus di KPK.

"Kita kerja profesional dengan bukti permulaan yang cukup bukan map kosong," kata Firli.

Sebelumnya, Bambang Widjojanto mengkritik aksi Ketua KPK Firli Bahuri yang memasak nasi goreng dalam acara silaturahim di Gedung Merah Putih KPK, Senin kemarin.

"Ketua KPK seharusnya mengolah dan memasak ramuan antikorupsi yang ditunjukan melalui, apa program strategis KPK dan ketegasan KPK menghadapi brandalisme koruptor and their gangs," kata Bambang yang akrab disapa BW itu.

BW menilai, aksi Firli tersebut menunjukkan ketidakpedulian Firli dengan kekecewaan masyarakat atas kinerja pimpinan KPK yang dinilainya gagal memimpin upaya pemberantasan korupsi.

"Selamat datang kekonyolan, percayalah korupsi tak kan bisa kau habisi dengan ribuan piring dari nasi gorenganmu karena yang perlu kau goreng hingga gosong, hangus, dan kering kerontang adalah para koruptor bukan nasi," kata BW.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dikritik Bambang Widjojanto soal Masak Nasi Goreng, Firli: Kita Kerja, Kerja, dan Kerja", 

(Ardito Ramadhan)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved