Bali United Terancam Terusir dari Dipta Pasca Jadi Venue Piala Dunia, Suporter: Kami Berbesar Hati
selama ini Bali sudah terkenal dengan pariwisatanya, dan kini jadi tuan rumah piala dunia, dengan demikian Bali akan semakin dikenal.
TRIBUN-BALI.COM- Stadioan Kapten I Wayan Dipta Gianyar kabarnya terpilih menjadi satu dari enam venue pagelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Informasi terpilihnya Stadion Dipta Gianyar, diperoleh dari PSSI berdasarkan hasil pertemuan PSSI di Swiss, markas besar FIFA 18-20 Januari 2020.
Suporter Bali United I Komang Gunantara mengatakan sangat bersyukur jika memang benar Bali jadi salah satu tempat laga Piala Dunia U-20.
“Kami sebagai suporter Bali United dan Timnas tentu akan mensupport langsung ke Stadion Dipta asal tiketnya jangan terlalu mahal,” katanya, Kamis (23/1/2020).
• Stadion Dipta Gianyar Terpilih Sebagai Venue Piala Dunia U- 20 Tahun 2021
• Mulai Terkuak, Agen Andik Vermansah Sebut Si Pemain Akan Bergabung dengan Klub Ini
• Pelatih Bali United Akui Kedigdayaan Tim Australia, Kini Saatnya Fokus di Piala AFC 2020
Menurutnya, selama ini Bali sudah terkenal dengan pariwisatanya, dan kini jadi tuan rumah piala dunia, dengan demikian Bali akan semakin dikenal.
“Konferensi tingkat dunia sering juga di Bali, apalagi sekarang sebagai tuan rumah piala dunia. Saya pribadi sebagai warga Bali khususnya dan Indonesia umumnya merasa sangat bangga karena FIFA menunjuk Stadioan Dipta sebagai salah satu stadion piala dunia,” urainya.
Menurutnya, suporter harus berbesar hati dengan penunjukan ini.
“Kita harus berbesar hati tim kebanggaan kita Bali United main di luar Bali karena Stadion Dipta direnovasi demi Bangsa Indonesia. Karena bagaimanapun klub yang baik harus menghormati keputusan induk organisasinya (PSSI), apalagi FIFA juga sangat apresiasi terhadap Stadioan Kapten I Wayan Dipta Gianyar,” urainya.
Dengan berkorban satu musim kompetisi namun kata dia dampak dan sesuatu yang didapatkan akan lebih baik dari sebelumnya terutama masalah Stadion Dipta.
“Tentunya akan menjadi stadion bertaraf internasional,” imbuhnya.
Sebelumnya Kandang Bali United Stadioan Kapten I Wayan Dipta Gianyar terpilih menjadi satu dari enam venue pagelaran Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Informasi terpilihnya Stadion Dipta Gianyar, diperoleh dari PSSI berdasarkan hasil pertemuan PSSI di Swiss, markas besar FIFA 18-20 Januari 2020.
Enam venue ini akan diumumkan FIFA di Bali saat Kongres Tahunan PSSI, Sabtu (25/1/2020) di Nusa Dua, Bali.
Enam venue yang terpilih yakni Stadioan Gelora Bung Karno Jakarta, Stadion Pakan Sari Bogor, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Manahan Solo, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.
• Bali United Gagal di Kualifikasi Liga Champions Asia, Tahun Depan Indonesia Tak Dapat Jatah Lagi
• Digunduli Melbourne Victory 5-0, Ini Pembelaan Pelatih Bali United, Emral: Targetnya ke Jepang
• Top Skor Sepanjang Masa Eks Bali United Ini Gabung Persipura Jayapura
Ketut Suardana Ketua Asprov PSSI Bali, kepada Tribun Bali, Kamis (23/1/2020) menjelaskan, telah mendapat informasi tersebut beberapa jam lalu terkait Stadion Kapten Dipta Giayar menjadi venue Piala Dunia U-20.
"Saya dapat info Stadion Dipta Gianyar terpilih sebagai satu dari enam venue Piala Dunia. Ini kabar gembira. Semoga secepatnya bisa direhab Stadion Dipta Gianyar, oleh pemerintah pusat, " jelas Ketut Suardana.
Menurut dia, dengan informasi ini, semua bisa berusaha benahi segala faktor persiapan di Bali agar bisa menjadi tuan rumah yang baik.
Pengumuman tuan rumah Piala Dunia U 20 akan disampaikan 25 Januari 2020 di Bali saat Kongres PSSI.
FIFA akan hadiri kongres tahunan ini.
Kemudian, FIFA akan melakukan inspeksi awal terhadap seluruh fasilitas stadion tuan rumah dan diharapkan sudah harus terlihat progres rehabilitasi.
FIFA juga akan melakukan drawing dan workshop Piala Dunia U 20 pada Januari 2021 di Bali.
Awalnya empat stadion
Sebelumnya FIFA hanya menginginkan empat stadion saja yang akan dipergunakan untuk Piala Dunia U-20 2021.
Namun setelah bertemu dengan PSSI beberapa hari yang lalu akhirnya FIFA menyetujui untuk menambah dua stadion lagi.
"Jumlah stadion yang semula akan ditetapkan oleh FIFA hanya empat stadion utama, akhirnya disetujui oleh FIFA menjadi enam stadion utama," seperti rilis yang diterima BolaSport.com dari Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto.
Stadion Gelora Utama Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Manahan (Solo), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali) menjadi venue yang ditunjuk FIFA.
Lalu Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), sepertinya akan menjadi opsi cadangan.
"Di luar stadion-stadion tersebut masih harus disiapkan sejumlah stadion lain sebagai stadion pendukung." paparnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/perwakilan-lagardere-melakukan-verifikasi-untuk-persiapan-piala-afc-di-stadion-dipta-gianyar.jpg)