Punya Riwayat Perjalanan ke China, Satu Pasien di Indonesia Ini Diduga Terinfeksi Virus Corona
Kewaspadaan ektra terhadap penularan Virus Corona harus ditingkatkan, mulai dari mendeteksi gejala awalnya, hal ini menyusul dugaan temuan satu pasien
TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Negara-negara di kawasan Asia Tenggara tengah mengantisipasi meluasnya Virus Corona yang ditemukan di China.
Bahkan, kasus penyebaran Virus Corona jenis baru dilaporkan telah memasuki negara Thailand dan Singapura.
Kewaspadaan ektra terhadap penularan Virus Corona harus ditingkatkan, mulai dari mendeteksi gejala awalnya, hal ini menyusul dugaan temuan satu pasien di Indonesia yang diduga terinfeksi Virus Corona.
Dilansir Tribun Bali via Kompas.com, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Wiendra Waworuntu mengatakan, ada satu pasien terduga tertular virus korona jenis baru.
• Ilmuwan Ungkap Hasil Penelitian Virus Corona yang Mewabah di China Diduga Kuat Berasal dari Ular
• Ini Diduga Sumber Virus Corona di China, Hewan Hidup dan Daging Hewan
• Ditandai Demam, Batuk, Sesak Napas, Inilah 7 Hal yang Harus Diketahui tentang Virus Corona
Pasien berinisial R (35) ini memiliki riwayat perjalanan dari China dan dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.
”Keadaannya baik. (Pasien) Ini terduga. Setelah hasil laboratorium menunjukkan positif, baru disebut ada penularan. Ini suspect (dicurigai) sehingga diawasi intensif,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/1/2020), seperti dikutip Kompas.id.
Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes Siswanto mengatakan, pemeriksaan laboratorium pada kultur dahak pasien dicocokkan dengan genom virus korona baru (2019-nCoV) di portal Global Initiative on Sharing All Influenza Data.
Hasilnya keluar setelah dua hari.
Sumber Virus Corona Diduga Kuat Berasal dari Ular
Para ilmuwan dunia melaporkan temuan terbarunya terkait Virus Corona yang mewabah di China.
Dari hasil penelitian terkini, jika Virus Corona galur baru yang ditemukan di Wuhan, China, ditularkan oleh hewan melata, ular.
Hal itu berarti pertama kali reptil ini menjadi reservoar hewan yang menularkan Virus Corona mematikan itu
Penelitian terbaru yang diterbitkan di Journal of Medical Virology pada 22 Januari 2020 menyebutkan, virus corona galur baru yang ditemukan di Wuhan ditularkan ular.
Ini berarti pertama kali reptil tersebut menjadi reservoar hewan yang menjadi sumber penularan virus mematikan itu.
Penelitian dilakukan Wei Ji dari Departemen Mikrobiologi, Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Peking, Sekolah Ilmu Kedokteran Dasar, Beijing dan peneliti lain di China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/terinfeksi-virus-di-wuhan-china.jpg)