'Nyali' Polda Jabar Periksa Jenderal Bintang 3 Sunda Empire, Berseragam Lengkap Begini Sikap Rangga
Saat Konferensi Pers Polda Jawa Barat berlangsung hanya 2 tersangka yang hadir yaitu N-B alias Nasri Banks dan R-R-N alias Ratna Ningrum.
'Nyali' Polda Jabar Periksa Jenderal Bintang 3 Sunda Empire, Berseragam Lengkap Begini Sikap Rangga
TRIBUN-BALI.COM, BANDUNG - Saat Konferensi Pers Polda Jawa Barat berlangsung hanya 2 tersangka yang hadir yaitu N-B alias Nasri Banks dan R-R-N alias Ratna Ningrum.
Tersangka Rangga Sasana hadir pada pukul 19.00 malam bersama dengan penyidik Polda Jawa Barat.
Ditanya perihal penetapan tersangka oleh Polda Jabar, Rangga Sasana memberikan jawaban, “itu kan sudah sebelumnya dilakukan oleh ibunda kaisar dan grand prime minister, saya sebagai sekjen perlu dunia tahu bahwa NKRI ingin lebih maju.” Kata Rangga Sasana di halaman Mapolda Jawa Barat.
Setelah kembali dipertegas oleh pewarta yang hadir, “kita menghargai hukum” pungkasnya seraya meninggalkan pewarta menuju ruang pemeriksaan.
Rangga yang merupakan petinggi dari Sunda Empire ini hadir sebagai tersangka untuk memenuhi panggilan dari Polda Jawa Barat dan untuk menghargai hukum.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga menjelaskan penetapan tersangka ini setelah melakukan proses penyidikan dari video tentang Sunda Empire yang beredar di masyarakt. Adapun ketiga tersangka yakni NB, RRN dan KAR.
NB atau Nasri Banks (66) diketahui sebagai perdana menteri, RRN alias Ratna Ningrum sebagai kaisar dan KAR alias Rangga Sasana sebagai Sekjen Sunda Empire.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar juga menyita barang bukti, seperti satu lembar silsilah kerajaan Sunda Empire, surat pernyataan Sunda Empire.
Kemudian selembar pengambilan sumpah Sunda Empire, selembar bukti deposito bank UBS dan selembar setoran tunai bank.
• Baru Terungkap Ternyata Pimpinan Tertinggi Sunda Empire Seorang Perempuan, Begini Penampilannya
• Kata Polisi Polda Jabar Soal Nyanyian Para Petinggi Sunda Empire, Ada Faktanya?
• Pulang Rapat di Bali, Para Petinggi Sunda Empire Diperiksa Polda Jabar, Begini Nasib Mereka Sekarang
VIDEO BERITA: Petinggi Sunda Empire Diperiksa Polda Jabar
Dimpimpin Seorang Ratu
Akhirnya terungkap seperti apa sosok pimpinan tertinggi kelompok Sunda Empire.
Salah satu petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana sebelumnya pernah menyebut soal pimpinan tertinggi di kelompoknya tersebut.
Rangga Sasana berujar, pimpinan tertinggi dari Sunda Empire adalah Bunda Ratu.
"Saat ini kalau Sunda Empirepimpinan tertinggiadalah Ibunda Ratu Yang MuliaSunda EmpireEarth Empire adalah Bunda RatnaningrumAl-Misry Siliwangi," katanya, dikutip dari Nakita.id yang melansir tayangan iNews.
Sebelumnya, sosok pimpinan tertinggi Sunda Empire jarang tersorot publik.
Ia juga tak terlihat dalam sejumlah video yang viral di media sosial.
Saat di acara televisi pun, hanya Rangga Sasana saja lah yang vokal berbicara.
Kini, sosok perempuan bernama Ratnaningrum muncul di hadapan publik.
Ia hadir bersama dengan Nasri Banks dalam konferensi pers yang diadakan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Selasa (28/1/2020).
Nasri Banks sebelumnya mengaku sebagai Grand Prime Minister Sunda Empire.
Berdasarkan keterangan Direktur Ditreskrimum Polda Jabar Kombes Hendra Suhartiyono, Nasri Banks dan Ratnaningrum adalah suami istri.
Setelah heboh mengenai klaim-klaim Sunda Empire yang mengaku sebagai kekaisaran matahari, kini Nasri Banks, Ratnaningrum, dan Rangga Sasana ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka jadi tersangka lantaran menyebarkan berita bohong dan kabar tak pasti untuk keonaran masyarakat.
Saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Rangga Sasana masih belum terlihat hadir.
Ia disebut masih dalam perjalanan menuju Polda Jabar setelah diamankan di Tambun, Bekasi.
"Ketiga tersangka berinisial Nb atau Nasri Banks selaku tokoh Sunda Empire, sebagai perdana menteri dalam kedudukan. Lalu Rd, Raden Ratnaningrum dalam kedudukannya sebagai kaisar," ujar Kabid Humas Polda Jabar Saptono Erlangga, di Mapolda Jabar, Selasa.
Lebih lanjut Saptono Erlangga berujar, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan, memeriksa saksi, saksi ahli, dan alat bukti yang ada.
Para tersangka dijerat Pasal 14 dan 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Pemberlakuan KUH Pidana.
Sebelumnya, Sunda Empire mengaku sebagai kekaisaran matahari.
Mereka mengklaim, negara-negara di dunia harus mendaftar ulang pada Agustus 2020 ke kekaisaran matahari di Bandung.
Tak hanya itu, para petingginya juga sesumbar, menyebut seolah-olah Sunda Empire merupakan pemerintahan yang mengelola dunia.
Anggota Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Roy Suryo bahkan menduga, kelompok Sunda Empire sudah mengubah artikel di Wikipedia mengenai sejarah PBB.
Dalam artikel yang sudah diubah, sidang 1 PBB diubah lokasinya jadi di Jalan Setiabudhi, Bandung.
Padahal, berdasarkan sejarah yang benar, lokasi sidang itu berada di Methodist Central Hall, Westminster, London pada 10 Januari 1946.
Berdasarkan pantauan TribunJabar.id, Nasri Banks dan Ratnaningrum tampak sudah mengenakan baju tahanan berwarna biru.
Ratnaningrum memiliki rambut yang pendek.
Selama konferensi pers, tak terlihat raut wajah tegang dari keduanya.
Mereka tampak tenang. Nasri Banks dan Ratnaningrum bahkan saling melempar senyum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/diperiksa-polisi-pakai-seragam-bintang-tiga-jenderal-bintang-3-sunda-empire.jpg)