Lion Air Pastikan Pramugarinya yang Dirawat di Bali Seusai Terbang dari China Negatif Corona

Mengenai penanganan salah satu pramugari dia berinisial NM yang saat ini berada di salah satu rumah sakit di daerah Tabanan, Bali, sudah memperoleh

Tribun Bali/ Zaenal Nur Arifin
Ilustrasi Pesawat Boeing 737-900ER milik Lion Air yang akan memiliki wireless inflight entertainment (W-IFE) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Menanggapi informasi terkait salah satu pramugari Lion Air yang suspect terjangkit Virus Corona, Manajemen Lion Air Group diwakili oleh Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro akhirnya angkat bicara. 

Danang mengungkapkan bahwa pramugari tersebut berinisial NM.

“Mengenai penanganan salah satu pramugari dia berinisial NM yang saat ini berada di salah satu rumah sakit di daerah Tabanan, Bali, sudah memperoleh penanganan intensif oleh tim medis,” ungkap Danang Mandala, Selasa (28/1/2020) malam.

Ia menambahkan informasi terakhir yang Lion Air peroleh bahwa suhu tubuh tetap normal dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda pneumonia sesuai kriteria atau negatif terjangkit virus corona.

Danang menjelaskan bahwa pramugari NM setelah mendarat dan selesai tugas terbang dari penerbangan JT-2622 rute Bandara Internasional Pudong Shanghai, China ke Denpasar menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali pada Sabtu 25 Januari 2020, dan langsung berinisiatif konsultasi dan memeriksakan diri ke rumah sakit.

Hal tersebut dikarenakan merasa kurang sehat merasa demam, batuk dan pilek.

Tim medis melakukan cek darah dan tahapan pemeriksaan dada dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik (rontgen).

Tim medis memberikan hasil pengecekan yaitu normal.

“Sesuai prosedur, karena NM termasuk kategori orang yang telah melakukan perjalanan dari China (Tiongkok), maka mengharuskan untuk dibawa ke rumah sakit rujukan agar memperoleh penanganan tepat serta pengecekan virus,” imbuh Danang Mandala.

 Untuk tindakan preventif, yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan cepat dan perawatan medis termasuk pemeriksaan komprehensif dan uji laboratorium.

Kondisi NM dalam keadaan baik, suhu tubuh 36.5 derajat (normal) dan tensi darah 110/ 70 (normal)

Pramugari dimaksud masih menjalani tahapan ovservasi di rumah sakit, hingga tim medis menyatakan sehat dan diperbolehkan pulang. (*) 

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved