Bangli Jadi Tempat Alternatif Transaksi Narkoba
Bangli kerap dijadikan lokasi transit ataupun tempat alternatif transaksi narkoba
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Irma Budiarti
Bangli Jadi Tempat Alternatif Transaksi Narkoba
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Akhir-akhir ini Kabupaten Bangli, Bali, kerap menjadi jujukan pelaku narkoba dalam melakukan transaksi.
Buktinya dalam seminggu terakhir, setidaknya enam pelaku berhasil diringkus polisi.
Para pelaku narkoba paling banyak dibekuk setelah melakukan transaksi.
Mereka dibekuk saat mengambil narkoba dengan sistem tempel, pada satu titik yang telah ditentukan.
• Hari Ini KPU Denpasar Gelar Seleksi Tertulis Calon PPK, Pelamar Didominasi Milenial
• Setelah Mererepan di Pura Puseh, Iringan Melasti Karya Agung Pengurip Gumi Melanjutkan Perjalanan
Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan saat dikonfirmasi, Rabu (29/1/2020), membenarkan ihwal maraknya peredaran narkoba di Bangli saat ini.
Menurutnya, hal itu terjadi karena Bangli selain sebagai daerah tujuan pariwisata, juga merupakan daerah penyokong wilayah kota.
"Saat ini khususnya wilayah Denpasar untuk pengungkapan narkoba cukup gencar, sehingga Bangli ini dijadikan transit ataupun tempat alternatif transaksi narkoba," ungkapnya.
• Sejak Merebak Virus Corona, Kunjungan Turis China ke Bali Turun, Kerugian Diprediksi Ratusan Juta
• Warga Tonja Cuti 5 Hari, Ngayah Melasti Karya Agung Pengurip Gumi
Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat Bangli agar sama-sama siaga terhadap maraknya peredaran narkoba di Bangli.
Mantan Wakapolres Klungkung ini mengaku sudah melakukan berbagai upaya menangkal maraknya peredaran narkoba di Bangli.
"Upaya preentif, preventif dan refresif telah kita tingkatkan. Mulai dari babhinkamtibmas telah melakukan sosialisasi terkait modus-modus maraknya peredaran narkoba di Bangli. Tak hanya di masyarakat, sosialisasi juga menyasar sekolah, perkantoran, hingga komunitas," tandasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kapolres-bangli-akbp-i-gusti-agung-dhana-aryawan.jpg)