Profil Putri Kerajaan Arab Saudi yang Tertipu Rp 512 M di Bali, Ternyata Aktivis Perempuan
Putri Kerajaan Arab Saudi, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al Saud menjadi sorotan publik Indonesia. Ini profil Princess Lolowah
Penulis: Widyartha Suryawan | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Dia membiarkan dirinya difoto oleh media Barat untuk pertama kalinya pada tahun 2005.
Princess Lolowah mengabdikan hidupnya untuk mengangkat status perempuan Saudi, khususnya di bidang pendidikan.
Kontribusinya yang paling penting adalah pendirian Universitas Effat pada tahun 1999, dari penggalangan dana, pemantauan pengembangan kurikuler, pengawasan proyek, hingga perekrutan staf pengajar.
Dia saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pendiri dan Dewan Pengawas universitas, dan Pengawas Umum universitas.
Selain itu, Princess Lolowah juga telah mengabdikan hidupnya untuk meningkatkan kesejahteraan wanita di Arab Saudi.
Dia menjadi anggota Masyarakat Filantropi Perempuan Al Nahdah untuk Wanita di Riyadh sejak 1970.
Princess Lolowah telah memberikan banyak pidato di seluruh dunia tentang kemajuan wanita Muslim.
Ia pernah menentang larangan mengemudi bagi perempuan di Arab Saudi.
Selain mengadvokasi lebih banyak hak untuk wanita Saudi, ia juga bekerja melawan kesalahpahaman tentang wanita di Arab Saudi di mata negara-negara Barat.
Dia bersikeras bahwa wanita Muslim diberi hak yang sama tetapi tidak harus sama dengan pria.
Awal Kejadian Putri Arab Saudi Tertipu Setengah Triliun Gegara Beli 2 Bidang Tanah di Bali
Arab, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud diduga menjadi korban penipuan.
Tak tangung-tanggung uang sekitar setengah triliun atau Rp 512 miliar, melayang.
Begini awal kejadian Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud terjerat janji 2 bidang tanah di Bali.
Putri Arab, Princess Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud ingin membangun villa di Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/putri-kerajaan-arab-saudi-princess-lolowah-kena-tipu-di-bali.jpg)