Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Mendarat dari Wuhan China, Crew Batik Air Jalani Karantina, Dikelilingi Petugas Berpakaian Khusus

Mendarat dari Wuhan China, Crew Batik Air Jalani Karantina, Dikelilingi Petugas Berpakaian Khusus

Tayang:
DOK BATIK AIR
Mendarat dari Wuhan China, Crew Batik Air Jalani Karantina, Dikelilingi Petugas Berpakaian Khusus 

TRIBUN BALI.COM- Penerbangan Batik Air dalam misi kemanusiaan penjemputan WNI di Wuhan Provinsi Hubei China tiba kembali di Indonesia dan mendarat dengan selamat di Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (2/2/2020) pagi tadi.

“Batik Air IID-8619 menggunakan Airbus 330-300CEO registrasi PK-LDY berangkat pada 04.30 waktu setempat (Time inWuhan, Hubei, China Standard Time, GMT+ 08) dan sudah mendarat normal di Batam pukul 08.30 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07),” jelas Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro.

Ia menambahkan pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya.

Tak Kebagian Warisan Lina Jubaedah, Teddy Bersyukur Ditinggalkan Perlengkapan bagi Bayi Bintang

Dalam tindakan pencegahan virus dimaksud pada operasional penerbangan, Batik Air menerapkan rekomendasi dengan menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta menyediakan dan menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves)dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer)guna antisipasi serta preventif.

“Semua awak pesawat yang bertugas dalam misi kemanusiaan akan mengikuti protokol kesehatan termasuk karantina sebagaimana yang sudah ditentukan dalam tindakan atau penanganan virus corona,” imbuh Danang Mandala.

Berdasarkan SOP, selanjutnya pesawat Airbus 330-300CEO akan menjalani pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin dan perawatan berkala selama beberapa hari.

Mewakili Batik Air Danang menyampaikan ucapan terima kasih atas penunjukan dan kepercayaan pemerintah yang telah diberikan kepada Batik Air guna mewujudkan misi tersebut.

Batik Air mengucapkan terima kasih tak terhingga serta menempatkan apresiasi tinggi atas kesiapan serta profesional dalam bekerja dari awak pesawat, petugas layanan darat (ground handling).

Termasuk dukungan penuh pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara, mitra dan berbagai pihak yang terlibat, sehingga operasional penerbangan bernomor ID-8619 “misi kemanusiaan” berjalan lancar.

Presiden Jokowi: Ini adalah Misi Mulia

Presiden Joko Widodo mengatakan, penjemputan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, merupakan misi mulia.

Penjemputan itu dilakukan usai virus corona mewabah di kota tersebut.

"Misi penjemputan ini adalah misi yang sangat mulia, yang akan dijalankan dengan penuh kedisiplinan," ungkap Jokowi melalui akun Instagramnya, seperti dikutip Kompas.com, Minggu (2/2/2020).

Presiden mengatakan, tim dari Tanah Air menjemput warga negara Indonesia di Provinsi Hubei di beberapa lokasi.

Seperti di kota Enshi yang jaraknya adalah 542 kilometer, Jingzhou, Huangshi, Xianning, dan dari lima lokasi di Wuhan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved