Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pertama Kali, Para Ahli Menemukan Kasus Virus Corona Menular Sebelum Gejalanya Muncul

Untuk kali pertama, para ahli menemukan kasus di mana virus corona Wuhan ditularkan oleh orang yang tidak menunjukkan gejala pneumonia Wuhan.

Tayang:
Gambar oleh Arek Socha dari Pixabay
Foto ilustrasi virus corona 

TRIBUN-BALI.COM - Virus corona merupakan salah satu virus yang menyebar dengan cepat.

Penyebaran virus tersebut diduga melalui udara.

Saat ini para ahli dan ilmuan bekerja keras untuk membuat vaksin dari virus tersebut.

Seiring berjalannya waktu, para ahli pun mendapatkan hal baru tentang virus corona.

Untuk kali pertama, para ahli menemukan kasus di mana virus corona Wuhan ditularkan oleh orang yang tidak menunjukkan gejala pneumonia Wuhan.

3 Ular Masuk Rumah Warga Saat Malam Hari di Denpasar, Lakukan Ini untuk Antisipasi

Ramalan 12 Zodiak di Februari 2020, Cancer Akan Menemui Kesuksesannya,.Scorpio Akan Mendapat Masalah

Pelaku Tabrakan di Tol Bali Mandara Masih Shock, Statusnya Masih Menunggu 1x24 Jam

Jika terkonfirmasi, laporan yang baru dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine ini akan menjawab pertanyaan besar tentang transmisi virus corona jenis baru yang sedang mewabah.

Untuk diketahui, beberapa jenis virus, seperti SARS, yang juga virus corona hanya menular ketika orang yang terinfeksi menunjukkan gejala.

Sebaliknya, penyakit flu yang juga disebabkan oleh virus corona bisa menularkan virusnya sehari atau dua hari setelah mereka terinfeksi, bahkan saat gejalanya belum muncul.

Dalam kasus yang ditemukan di Jerman ini, virus corona Wuhan tampaknya lebih mirip penyakit flu, tetapi ia bisa menyebabkan dua generasi kasus, yakni orang yang tertular kemudian menularkannya ke orang lain.

Dituturkan oleh para ahli dalam jurnal, seorang wanita dari Shanghai, China, datang ke Jerman untuk urusan kerja pada tanggal 19-22 Januari 2020.

Selama di Jerman, dia tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit pneumonia Wuhan sama sekali.

Akan tetapi, dia kemudian menjadi sakit ketika terbang kembali ke China.

Hasil pemeriksaan yang keluar pada tanggal 26 Januari mengonfirmasikan bahwa wanita ini telah terinfeksi virus corona Wuhan.

Pada tanggal 24 Januari, seorang pengusaha Jerman berusia 33 tahun yang bertemu dengan wanita itu pada tanggal 20 dan 21 Januari 2020 tiba-tiba mengalami sakit tenggorokan, kedinginan dan pegal linu.

Keesokan harinya, dia juga mengalami demam dan batuk-batuk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved