Breaking News:

Situs Bersejarah di Klungkung Belum Diterapkan Cagar Budaya, Perlu Payung Hukum untuk Pelestarian

Bangunan Pemedal Agung di area Kerta Gosa, Klungkung tampak sudah mulai rapuh dan perlu mendapatkan perawatan khusus.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Situs Pemedal Agung di Kota Semarapura, Senin (3/2). Banyak situs yang belum ditetapkan sebagai cagar budaya. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG -  Bangunan Pemedal Agung di area Kerta Gosa, Klungkung tampak sudah mulai rapuh dan perlu mendapatkan perawatan khusus.

Namun bangunan yang menjadi simbol kemasyuran Kerajaan Klungkung tersebut, hingga saat ini belum ditetapkan sebagai cagar budaya.

Padahal setiap situs perlu ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga memiliki payung hukum yang kuat untuk mendapatkan perlindungan dan pelestarian dari pemerintah.

Tidak hanya Pemedal Agung, bahkan masih cukup banyak benda bersejarah lainnya di Klungkung yang belum ditetapkan sebagai cagar budaya.

Hal ini mendapat sorotan dari anggota Komisi II DPRD Klungkung, I Gede Artoson Andarawata.

Menurutnya selama ini Tim Ahli Cagar Budaya, belum dapat dimaksimalkan kinerjanya oleh pemerintah.

" Masih banyak situs di Klungkung yang belum ditetapkan sebagai cagar budaya. Hanya sebatas inventarisir saja. Dulu dibentuk Tim Ahli Cagar Budaya, tapi kerja mereka belum dimaksimalkan," ujar putra dari almahum Maestro I Nyoman Gunarsa.

Menurutnya, suatu situs sangat perlu ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga nantinya memiliki payung hukum yang lebih kuat untuk kelestariannya.

Legalitas ini, membuat cagar budaya akan memiliki perlindungan khusus dari pemerintah.

"Dengan diterapkan sebagai cagar budaya, ada legalitas yang jelas juga untuk dapatkan anggaran perawatan situs itu dari pemerintah pusat. Selama ini selalu didengungkan wisata budaya, tapi masa kita tidak ada upaya berusaha menyelamatkan cagar budayanya?" tanyanya.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved