Solo dan Pelopor Stadion Modern, Habiskan Dana Rp 301 M, Kamera CCTV Tersebar di Setiap Sudut
Kamera tersebut akan digunakan untuk mendeteksi setiap penonton baik di dalam maupun luar stadion.
TRIBUN-BALI.COM- Solo telah menggunakan dana APBN sebesar Rp 301 miliar untuk membenahi Stadion Manahan Solo.
Kota Solo berupaya untuk menjadi pelopor penyelenggara sepak bola profesional dari segi pelaksana dan suporter.
Stadion Manahan Solo menjadi salah satu stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 tahun 2021.
Itu sebabnya pihak pemerintah setempat memperindah Stadion Manahan.
• Selamat Ulang Tahun Yabes Roni, Terus Berlari, Teruslah Bekerja Keras
• Bila Terpilih Jadi Venue Piala Dunia U20, Renovasi Stadion Dipta Perlu Biaya Fantastis Rp 350 Miliar
• Hey Google, Gombalin Aku Dong, Ini Fitur Baru untuk Cepat Move On ala Google
Tak hanya mempercantik tampilan, beberapa fasilitas mewah juga ditambahkan.
Salah satunya adalah keberadaan kamera pengawas dari berbagai sudut stadion.
Kamera tersebut akan digunakan untuk mendeteksi setiap penonton baik di dalam maupun luar stadion.
Dengan adanya kamera pengawas diharapkan bisa mengurangi kerusuhan suporter.
Dilansir BolaSport.com dari Antara News, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kota Surakarta, Joni Hari Sumantri, berharap Solo bisa menjadi penyenggelara sepak bola yang nyaman dan aman.
"Suporter dapat terlihat dengan jelas atau terdeteksi jika bertindak rusuh di dalam stadion," kata Joni.
"Kami berharap Solo menjadi pelopor penyelenggara sepak bola profesional, baik dari pelaksana maupun suporter," ujar Joni menambahkan.
Sementara itu, dalam waktu dekat ini Stadion Manahan akan diuji dengan pertandingan antara tuan rumah Persis Solo melawan Persib Bandung.
Pertandingan tersebut merupakan laga persahabatan untuk menandai HUT ke-20 Pasoepati sekaligus peringatan hari jadi ke 275 kota Solo, 15 Februari 2020.
Acara ini bertajuk 'Pertandingan Peringatan, Sinergi antara Pendukung dan Pemerintah'. (*)
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul harapan-kota-solo-sebagai-pelopor-penyelenggara-sepak-bola-profesional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/stadion-manahan.jpg)