Lapangan Bola di Payangan Belum Jelas, Kondisi Lapangan Belum Rata
Dibuat sejak tahun 2017 lalu, hingga saat ini Lapangan sepakbola di Banjar Pausan belum selesai
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Sejak sekitar tahun 2017 lalu, Pemkab Gianyar membuat lapangan sepakbola di Banjar Pausan, Desa Buahan Kaja, Payangan, Gianyar, Bali.
Namun sampai saat ini, lapangan yang berada di perbatasan Gianyar-Bangli ini belum bisa dikatakan selesai.
Sebab kondisi lapangan belum rata atau bergelombang, sehingga belum bisa digunakan.
Data yang dihimpun Tribun-Bali.com, Minggu (9/2/2020), proyek lapangan sepakbola ini sudah digarap sejak tahun 2017.
• Wargono Alami Patah Kaki Kiri, Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Hutan Cekik Jembrana
• Hasil Survei IPO, Ini 3 Sosok Menteri yang Paling Disukai Publik: Erick Thohir Teratas
• NasDem Belum Tertarik Gabung Poros Gung Jaya, Masih Timbang Peluang Koalisi di Pilkada Denpasar 2020
Namun terkait anggarannya saat itu tidak diketahui.
Diduga penganggaran proyek tersebut dilakukan secara bertahap.
Dimana di tahun 2019 lalu, diketahui proyek ini dianggarkan Rp 1,4 juta, namun setelah melalui proses tender menjadi Rp 1 miliar.
Namun sampai saat ini, masyarakat secara umum belum bisa memanfaatkan lapangan ini, lantaran dinilai belum selesai.
“Proyek berjalan sejak tahun 2017. Dibiayai APBD sebanyak dua kali. Tapi sampai sekarang belum bisa dipakai. Sebab tanahnya bergelombang,” ujar warga Buahan Kaja, yang enggan disebut namanya.
Menurut sumber tersebut, jika lapangan ini dinyatakan sudah selesai, pihaknya menyayangkan hal tersebut.
Terlebih lagi menurut informasi, lapangan ini akan digunakan untuk permainan sepak bola.
Bagian yang sudah selesai, hanya pembuatan senderan beton di bagian sisi.
“Jangankan untuk kompetisi resmi sepak bola antar kampung, untuk sepak bola biasa saja tidak bisa, karena tanahnya tidak rata” ujarnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), I Wayan Karya mengatakan lapangan tersebut telah diserah terimakan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gianyar.
Saat ini, lapangan tersebut sudah tahap pemeliharaan.
“Sudah diserah terima, sekarang proses pemeliharaan,” ujarnya singkat.
Hal berbeda dikatakan Kepala Dispora Gianyar, Anak Agung Gde Agung, dimana sampai saat ini lapangan tersebut belum diserah terimakan pada pihaknya.
“Semua pengerjaan proyek ada di PUPR, kalau sudah selesai pembanguan, barulah diserahkan ke Dispora,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kondisi-lapangan-sepakbola-di-banjar-pausan.jpg)