Babinsa dan Perbekel Desa Diminta Bentuk Tim Penanggulangan Bencana di Tiap Wilayah
Babinsa dan Perbekel desa diminta membentuk tim kesiapsiagaan penanggulangan bencana di masing-masing wilayah desa atau kelurahan
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Irma Budiarti
Babinsa dan Perbekel Desa Diminta Bentuk Tim Penanggulangan Bencana di Tiap Wilayah
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Babinsa dan Perbekel desa diminta membentuk tim kesiapsiagaan penanggulangan bencana di masing-masing wilayah desa atau kelurahan.
Hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ariwibawa dalam kegiatan Pembinaan Kesiapan Dan Kemampuan Teritorial (Binsiap Apwil dan Puanter).
Kegiatan Binsiap Apwil dan Puanter Tri Wulan 1 TA 2020 diikuti puluhan Babinsa Kodim 1611/Badung di Pusdalops BPBD, Jalan Ir H Juanda, Renon, Denpasar, Bali, Rabu (12/2/2020).
"Kepada para babinsa dibantu mendorong perbekel dalam pembentukan tim penanggulangan bencana di desa dan kelurahan, melalui dana desa sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri," kata Joni.
BPBD bertujuan menyinergikan antar elemen masyarakat menjadi mitra kerja supaya penanggulangan bencana di tiap daerah lebih cepat teratasi.
"Jadi kalau ada kejadian pohon tumbang, atau genangan banjir, bisa cepat diatasi, dan personel BPBD tidak kewalahan, semua dikoordinir perbekel desa, babinsa dan bhabinkamtibmas," ucapnya
Pada kesempatan itu, Joni memberikan pemaparan seputar bencana, penyebab terjadinya bencana, potensi bencana di sekitar hingga manajemen bencana.
Adapun dalam kegiatan tersebut diikuti puluhan babinsa TNI yang bertugas di desa dan kelurahan.
Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran.
"Harapan kami mereka membantu kepala desa dan lurah sosialisasi penanggulangan bencana," pungkas dia.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-pelaksana-bpbd-kota-denpasar-ib-joni-ariwibawa.jpg)