Posyandu Remaja, Menggerakkan Kesadaran Remaja Agar Lebih Peduli Kesehatan
Diharapkan dengan adanya Posyandu Remaja ini, para remaja mempunyai wadah atau komunitas mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Irma Budiarti
Posyandu Remaja, Menggerakkan Kesadaran Remaja Agar Lebih Peduli Kesehatan
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Puskesmas II Denpasar Barat mengadakan posyandu khusus untuk remaja.
Selama ini kegiatan pelayanan kesehatan remaja sudah ada, namun lebih merujuk konseling di dalam gedung.
Program Posyandu Remaja ini merupakan kebijakan dari Kementerian Kesehatan sejak tahun lalu.
Diharapkan dengan adanya Posyandu Remaja ini, para remaja mempunyai wadah atau komunitas mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, meliputi pemeriksaan dan pemantauan.
Selama ini kita sudah mengenal Posyandu Balita, Posyandu Bindu (untuk usia produktif), serta Posyandu Lansia.
Sedangkan Posyandu Remaja sendiri belum ada.
Posyandu Remaja ini diharapkan mampu menggerakkan remaja-remaja agar lebih memperhatikan kesehatannya.
Kepala Puskesmas II Denpasar Barat, dr Lanawati mengatakan, ia ingin di setiap banjar diadakan Posyandu Remaja.
Di sana lah tempat mereka berkumpul melakukan pemeriksaan kesehatan.
Seperti skrining kesehatan dan edukasi berhubungan dengan permasalahan remaja.
Jika dilihat permasalahan remaja saat ini, lebih kompleks, seperti permasalahan obesitas, reproduksi dan pergaulan.
Posyandu Remaja ini memiliki istilah khusus yaitu Posmadusenopati (Posyandu Remaja Terpadu Sehat Berencana dan Bersimpati).
Sementara saat ini, baru ada dua Posyandu Remaja yang sudah bergerak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/posyandu-remaja-yang-dilakukan-puskesmas-2-denpasar-barat-beberapa-waktu-lalu.jpg)