Usaha Babi Bangkrut, Wayan Sudarpa Curi Sapi Iparnya

Wayan Sudarpa mengaku mencuri sapi iparnya karena usaha babi miliknya bangkrut

Usaha Babi Bangkrut, Wayan Sudarpa Curi Sapi Iparnya
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Kasubag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi (baju merah) didampingi Kanit Reskrim Polsek Bangli Iptu I Ketut Purnawan (baju hitam), saat pengungkapan kasus pencurian sapi, di Bangli, Bali, Jumat (14/2/2020). Usaha Babi Bangkrut, Wayan Sudarpa Curi Sapi Iparnya 

Usaha Babi Bangkrut, Wayan Sudarpa Curi Sapi Iparnya

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dengan borgol besi di tangan dan kaki, Wayan Sudarpa digiring anggota kepolisian, Jumat (14/2/2020).

Ia merupakan tersangka pencurian tiga ekor sapi yang terjadi di wilayah Banjar Tiing Desa, Desa Pengotan, Bangli, Bali.

Wayan Sudarpa mengaku mencuri sapi iparnya karena usaha babi miliknya bangkrut.

Uang penjualan sapi curian itu rencananya akan digunakan untuk membayar utang.

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi mengungkapkan, pencurian sapi dilakukan pada Rabu (12/2/2020) pukul 01.00 Wita.

Sudarpa melakukan aksinya seorang diri dengan cara menyewa satu unit mobil pick up.

“Tiga sapi betina itu berada di satu kandang. Oleh pelaku satu per satu sapi dituntun dan dinaikkan ke atas mobil pick up. Selanjutnya tiga ekor sapi itu dijual ke Pasar Hewan Beringkit, Kabupaten Badung, secara acak,” ungkapnya.

Tindakan pencurian itu baru diketahui keesokan harinya oleh sang pemilik, I Wayan Kasir, pukul 07.30 Wita.

Ia langsung melapor ke Polsek Bangli untuk mendapat penanganan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved