Mark Zuckerberg dengan Senang Hati Bayar Pajak Lebih Besar di Eropa, Ini Alasannya

Mark Zuckerberg dengan Senang Hati Bayar Pajak Lebih Besar di Eropa, Mark Zuckerberg : "kami menerima jika kami harus membayar pajak lebih besar"

kompas.com
Mark Zuckerberg 

TRIBUN-BALI.COM - Tribunners, apa kamu sudah rajin membayar pajak ?

Membayar pajak merupakan sebuah kewajiban dari seseorang yang sudah bekerja.

Para pengusaha pun diwajibkan membayar pajak, seperti CEO Facebook Mark Zuckerberg

Mark Zuckerberg mengatakan, dirinya menerima jika perusahaan teknologi raksasa seperti Facebook harus membayar pajak yang lebih besar di negara-negara kawasan Eropa.

6 Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur, Begini Cara Meningkatkan Kualitas Tidur

Ini 3 Dongeng Legenda Paling Populer di Indonesia, Apa Kamu Sudah Tahu ?

7 Zodiak Ini Punya Tipe Pria yang Unik, Apa Kamu Diantaranya ?

Seperti dikutip dari BBC, Zuckerberg menyadari kekhawatiran banyak pihak mengenai isu pajak untuk perusahaan-perusahaan digital tersebut.

Zuckerberg pun mendukung rencana Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan ( OECD) yang saat ini tengah berupaya untuk menemukan solusi global dalam memajaki perusahaan-perusahaan digital di dunia.

Tahun 2018, Facebook hanya membayarkan pajak korporasi sebesar 28,5 juta poundsterling di Inggris, meski mereka mencatatkan rekor penghasilan sebesar 1,65 miliar poundsterling.

Sebagai cataan, Facebook dan perusahaan raksasa digtal lain kerap disudutkan lantaran tidak melakukan pembayaran pajak di negara-negara tempat mereka beroperasi.

Namun beberapa pihak juga menilai OECD bergerak terlalu lambat dalam menyusun rancangan kesepakatan yang seharusnya rampung tahun ini.

"Saya mengerti bahwa ada frustrasi tentang bagaimana perusahaan teknologi dikenakan pajak di Eropa. Kami juga menginginkan reformasi pajak dan saya senang OECD melihat ini. Kami ingin apa yang dilakukan OECD berhasil sehingga terdapat sistem perpajakan yang adil dan andal ke depan," ujar Zuckerberg dalam sebuah konferensi pers.

Halaman
12
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved