Penyajaan Galungan, Harga Bunga Naik 100 Persen di Pasar Kreneng Denpasar
Dua hari jelang Galungan harga bunga mengalami kenaikan hingga 100 persen, bunga pacah saat ini harganya Rp 20 ribu
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pada Senin (17/2/2020) pagi, Pasar Kreneng Denpasar, Bali dipadati oleh ribuan masyarakat.
Pasar terlihat sesak oleh ribuan pembeli yang membeli perlengkapan untuk Galungan.
Tak seperti hari biasa, bahkan beberapa pembeli harus berkeliling di sekitar pasar untuk mendapat tempat parkir.
Salah satu yang dicari oleh para pembeli yakni bunga untuk persiapan upakara Galungan.
• 8 Cara Sederhana Mengatasi Flu di Rumah, Minumlah Kaldu Hangat Hingga Tidur Dengan Bantal Ekstra
• Cerita Sedih di Balik Penemuan Mie Instan, Ada Kaitannya dengan Perang Dunia II
• Warna Keberuntungan Zodiak Februari 2020: Bawa Hoki, Aries Cocok Warna Pastel, Bagaimana Zodiakmu?
Dua hari jelang Galungan ternyata harga bunga mengalami kenaikan hingga 100 persen.
Salah seorang pedagang bunga, Ketut Suarsani asal Klungkung mengatakan kenaikan harga bunga ini sudah terjadi sejak dua hari lalu.
"Dua hari lalu mulai naik. Harganya tergantung persediaan. Saya kan ngambil dari pasar Galiran Klungkung," kata Suarsani.
Ia mengatakan untuk bunga pacah saat ini harganya Rp 20 ribu, sementara tiga hari sebelumnya hanya Rp 10 ribu perkilogram.
Sementara untuk bunga gumitir Rp 15 ribu yang sebelumnya harganya Rp 5 ribu.
"Kalau misalnya persediaannya banyak turun harganya. Kalau seperti sekarang kan banyak yang nyari sehingga harganya naik," katanya.
Ia pun tak bisa memprediksi harga bunga ini selanjutnya apakah akan naik atau tetap.
Karena semuanya tergantung di tempat dirinya mengambil bunga ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/penjual-bunga-di-pasar-kreneng-denpasar-bali.jpg)