Tahun 2019 Manulife Bayarkan Klaim Hingga Rp 5,3 Triliun
Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia), memberi jaminan perlindungan menyeluruh ke seluruh nasabah
Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tahun 2019 Manulife Bayarkan Klaim Hingga Rp 5,3 Triliun
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Perusahaan asuransi jiwa PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia), memberi jaminan perlindungan menyeluruh ke seluruh nasabah, terkait ancaman penyebaran virus corona yang merebak di Wuhan, China, hingga menyebar ke sejumlah negara.
“Kami turut prihatin atas mewabahnya virus corona yang telah merenggut ratusan nyawa di Wuhan sejak akhir 2019 dan sudah merebak di beberapa negara,” tutur Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Manulife Indonesia, Ryan Charland, Minggu (16/2/2020).
Ia menjelaskan, saat ini Manulife memiliki lebih dari 2 juta nasabah di seluruh Indonesia.
Jaminan perlindungan itu, diberikan kepada seluruh pemegang polis asuransi jiwa maupun kesehatan Manulife Indonesia.
Perlindungannya juga meliputi seluruh nasabah yang berada di Indonesia maupun di luar negeri.
• Ini Tanda-tanda Kamu Telah Menemukan Pasangan Sejati, Memiliki Tujuan Hingga Keinginan Bersama
• Demer Diperkirakan Bakal Melenggang Jadi Ketua Golkar Bali, Musda Digelar Tanggal 22 Februari 2020
“Ini merupakan komitmen kami dalam upaya terus mengedepankan kepentingan nasabah,” ujar Ryan Charland.
Dikatakannya, Manulife mengimbau para nasabah dan keluarga Indonesia menjaga kesehatan di manapun dan kapanpun.
Hal itu untuk mencegah terjangkitnya penyakit yang disebabkan virus corona.
Direktur and Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Novita Rumngangun, menjelaskan, agar masyarakat Indonesia tidak panik.
“Memang ini mengkhawatirkan, namun sebagai perusahaan asuransi, kami ingin memberikan peace of mind. Perasaan tenang dan damai ini yang ingin kami bangkitkan, melalui jaminan perlindungan menyeluruh ke nasabah Manulife Indonesia. Sekarang, tinggal bagaimana kita bisa menjaga kesehatan, bisa terus hidup sehat,” paparnya.
Lanjut Novita, Manulife memperhatikan betul kebutuhan nasabah.
• Saat Penyajaan Turun Bhuta Dungulan, Apa yang Harus Dilakukan?
• Ancam Aksi Demo Besar-besaran, Presiden KSPI Nilai Omnibus Law Hanya Omong Kosong Belaka
Nasabah tidak perlu khawatir akan dipersulit dalam mengajukan klaim.
Pihaknya memberikan kelancaran dalam proses klaim kepada nasabah.
Hingga November 2019 (un-audited), Manulife Indonesia telah membayarkan klaim sebesar Rp 5,3 triliun atau setara Rp 15 miliar per hari atau Rp 608 juta per jam.
Sepanjang tahun 2018, Manulife membayar klaim ke nasabah sebesar Rp 5,5 triliun atau Rp 15 miliar setiap harinya, dan Rp 626 juta setiap jamnya.
Saat ini, Manulife Indonesia memiliki sekitar 7.000 agen di seluruh Indonesia.
Tahun sebelumnya, yakni sepanjang 2017, Manulife Indonesia membayar klaim ke nasabah sebesar Rp 6,6 triliun atau sekitar Rp 18 miliar per hari atau berkisar Rp 753 juta per jam.
Tahun 2016, jumlah klaim yang dibayar Manulife Indonesia sebesar Rp 6,8 triliun, sedangkan pada tahun 2015 mencapai Rp 5,6 triliun.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/direktur-and-chief-marketing-officer-manulife-indonesia-novita-rumngangun.jpg)