Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Banyuwangi

Wagub Bali ke Bupati Banyuwangi: Membangun Pariwisata, Membangun Peradaban

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan kunjungan kerja ke Bali terkait pengembangan pariwisata daerah.

Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. Saat melakukan kunjungan kerja ke Bali terkait pengembangan pariwisata daerah. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, melakukan kunjungan kerja ke Bali terkait pengembangan pariwisata daerah.
Di sana Anas mendapat sambutan hangat dari Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace

Bagi Cok Ace, Banyuwangi adalah "saudara" bagi Bali.

Banyak jejak sejarah menunjukkan adanya hubungan yang erat antara umat Hindu di Bali dengan rakyat Banyuwangi.

"Kedatangan Bupati Anas bersama jajarannya ini akan menambah keeratan antara Bali dan Banyuwangi. Persaudaraan Banyuwangi dan Bali akan terus berkembang. Kami, warga Bali dengan senang hati akan saling berbagi, sama-sama saling belajar untuk mengembangkan pariwisata daerah," kata Cok Ade, Senin (17/2/2020).

Cok Ace mengaku senang Banyuwangi mengembangkan potensi alam, potensi budaya, serta potensi manusia di sektor pariwisata. 

Menurut dia, pariwisata adalah industri yang tidak ada habis-habisnya.

Bahkan,  beberapa negara yang dahulu mengandalkan industri seperti otomotif dan lain-lain, contohnya Jepang dan Korea, sekarang mulai beralih ke pariwisata. 

“Sebab, pariwisata merupakan industri yang jika dikelola dengan baik akan berkesinambungan, apalagi yang berbasis masyarakat. Tujuan pembangunan yang paling cepat bisa diwujudkan adalah sektor pariwisata. Dan saya senang Banyuwangi memilih pariwisata,” katanya.

Menurutnya membangun industri pariwisata sama dengan membangun peradaban.

Bukan sekedar membangun budaya, apalagi membangun tradisi.

Sebab, rentang keberlangsungan suatu tradisi hanya sekitar 25 tahun dan rentang budaya sekitar 50 tahun.

Sedangkan rentang peradaban bisa mencapai ratusan tahun. 

"Membangun pariwisata itu dibutuhkan  komitmen sekaligus kesabaran, karena seperti membangun peradaban. Bagaimana Ubud dan kawasan Jatiluwih yang saat ini berkembang membutuhkan proses yang panjang. Namun, sekarang semua bisa meliat hasilnya," katanya.

Cok Ace menambahkan, langkah dan kebijakan yang telah diambil Bupati Anas di Banyuwangi sangat luar biasa.

Pemkab Banyuwangi tidak saja melakukan pembangunan fisik, tetapi juga menyiapkan atraksi.

Beragam event dalam balutan Banyuwangi Festival (B-Fest) digelar setiap tahun.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved